Page 10 - INFOKES
P. 10
[Type text]
Intervensi Kesehatan MEDIA
INFORMASI KESEHATAN
PEMBERIAN OBAT PENCEGAHAN SECARA MASSAL (POPM)
FILARIASIS DALAM RANGKA ELIMINASI KAKI GAJAH (FILARIASIS)
Tri Dewi Kristini, SKM, MKes (Epid)
Funsional Epidemiologi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Tengah terdapat 9 Kabupaten/ Kota yang
dinyatakan endemis filariasis. Hasil survei Kemenkes pada tahun
2004 ditemukan pada sampel darah penduduk yang diambil >1%
sampel mengandung mikrofilaria. Kabupaten endemis filariasis
dimaksud Kabupaten Brebes, Pekalongan, Kota Pekalongan,
Wonosobo, Semarang, Grobogan, Blora, Pati dan Demak.
Untuk penanggulangan penyakit filariasis di daerah
endemis diperlukan program pemberian obat pencegahan massal
(POPM) dengan pemberian obat pada penduduk usia 2-70 tahun
setahun sekali selama minimal 5 tahun berturut-turut. Kota
Pekalongan melaksanakan POPM tahun 2011 s/d tahun 2015.
Tetapi hasil survei evaluasi pengambilan darah jari pada penduduk sampel masih ditemukan mikrofilaria >1%, maka Kota
Pekalongan harus menambah pengobatan 2 kali yaitu tahun 2017 dan 2018. Bulan Oktober telah dijadikan sebagai Bulan
Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga). Belkagadi Jawa Tengah telah dimulai tahun 2015 dan diharapkan selesai tahun 2020. Pada
Belkaga semua kabupaten/Kota endemis kaki gajah atau filariasis melakukan Pemberian Obat Pencegahan secara Massal
(POPM) filariasis pada semua orang yang berusia 2–70 th. Dengan bantuan dana Dekon tahun 2015, Provinsi Jawa Tengah
melaksanakan Belkaga di 3 Kabupaten yaitu Pati, Blora dan Pekalongan (tahun perta). Tahun 2016 dilaksanakan di 4 kabupaten
yaitu Pati, Blora, Pekalongan pengobatan tahun ke-2 dan Kabupaten Demak pengobatan tahun ke-1. Tahun 2017 dilaksanakan
belkaga pada sembilan kabupaten/ kota. Kota Pekalongan pengobatan tahun ke-6, Pati, Blora, Kabupaten Pekalongan tahun ke-
3, Kabupaten Demak tahun ke-2, dan Kabupaten Brebes, Wonosobo, Kabupaten Semarang, Grobogan tahun ke-1. Untuk 4
kabupaten ini akan berakhir tahun 2021.
Tahun 2017 pencanganan Belkaga secara nasional dilaksanakan di
Desa Jatisono, Kecamatan Gajah kabupaten Demak yang dihadiri oleh
Menteri Kesehatan RI , Nila F Moelok, Gubernur Jawa Tengah Ganjar
Pranowo, Bupati Demak dan sejumlah pejabat terkait.
Pada kesempatan tersebut, diserahkan sertifikat Eliminasi Filariasis ke
13 kabupaten/ kota yaitu: Kota Depok, Kota Dumai, Kota Gorontalo, Kab.
Belitung,Kab. Bangka barat, Kab. Lima Puluh Kota, Kab. Parigi Moutong,
kab. Polewali Mandar, Kab. Gorontalo, kab. Gorontalo Utara, Kab.
Pahuwato, Kab. Enrekang dan Kab. Alor
INFOKES EDISI 37, DESEMBER 2017

