Page 152 - 1Profil Kesehatan Jawa Tengah 2023
P. 152
Sedangkan Kabupaten/ Kota dengan persentase yang belum memenuhi target
adalah Kabupaten Tegal (58,75 persen).
Gambar 8.1
Persentase Sarana Air Minum yang Diawasi/Diperiksa Kualitas Air Minumnya
sesuai Standart Menurut Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023
120
100
80
60
40
20
0
Sumber: Program Kesling Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023
Rumah tangga harus memiliki akses air minum layak dan bersih dalam
mendukung kesehatan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kebutuhan air
minum, tidak hanya dilihat dari kuantitasnya tetapi juga dari kualitas air minum.
Pemenuhan kebutuhan air minum di rumah tangga dapat diukur dari akses air minum
layak.
B. AKSES SANITASI YANG LAYAK
Sanitasi yang baik merupakan elemen penting yang menunjang kesehatan
manusia. Definisi sanitasi dari WHO merujuk kepada penyediaan sarana dan
pelayanan pembuangan limbah kotoran manusia seperti urine dan faeces. Istilah
sanitasi juga mengacu kepada pemeliharaan kondisi higienis melalui upaya
pengelolaan sampah dan pengolahan limbah cair. Sanitasi berhubungan dengan
kesehatan lingkungan yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat.
Buruknya kondisi sanitasi akan berdampak negatif di banyak aspek kehidupan, mulai
dari turunnya kualitas lingkungan hidup masyarakat, tercemarnya sumber air minum
bagi masyarakat, meningkatnya jumlah kejadian diare dan munculnya beberapa
penyakit.
Selama ini keluarga miskin banyak yang tidak memiliki akses air minum dan
sanitasi layak. Untuk memenuhi kebutuhan air minum mereka menghabiskan lebih
dari setengah pendapatannya untuk membeli air. Mereka juga terpaksa
mengorbankan pemenuhan kebutuhan pokok lainnya. Akses terhadap air minum
dan sanitasi layak juga akan menyumbangkan pada perbaikan status kesehatan,
terutama kesehatan Perempuan dan anak. Ketersediaan air minum dan sanitasi
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 133

