Page 56 - Profil Kesehatan Jateng 2020_Neat
P. 56
Gambar 3.6
Persentase Kecukupan Bidan di Puskesmas
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020
Kab.Sukoharjo 791.7
Kab.Rembang 754.4
Kab.Grobogan 726.7
Kab.Sragen 649.0
Kab.Kendal 621.7
Kab.Cilacap 616.4
Kab.Jepara 602.4
Kab.Blora 572.1
Kab.Pati 530.2
Kab.Brebes 507.2
Kab.Purbalingga 501.1
Kota Tegal 500.0
Kab.Karanganyar 496.4
Kab.Demak 479.6
Kab.Kudus 467.1
Kab.Kebumen 452.9
JAWA TENGAH 452.5
Kab.Tegal 435.3
Kota Magelang 435.0
Kab.Batang 429.8
Kab.Pekalongan 427.8
Kota Salatiga 416.7
Kab.Banyumas 392.9
Kab.Pemalang 382.0
Kab.Wonogiri 369.9
Kab.Magelang 367.2
Kab.Purworejo 350.0
Kab.Semarang 336.5
Kota Semarang 329.1
Kab.Banjarnegara 327.1
Kota Surakarta 326.5
Kab.Boyolali 311.0
Kota Pekalongan 305.4
Kab.Temanggung 297.1
Kab.Wonosobo 293.8
Kab.Klaten 275.7
0 100 200 300 400 500 600 700 800 900
Sumber : Data Program SDMK Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020
5. Tenaga Kefarmasian
Berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 36 tahun 2014 tentang Tenaga
Kesehatan, yang dimaksud Tenaga Kefarmasian terdiri dari Apoteker dan Tenaga
Teknis Kefarmasian. Ketersediaan apoteker yang bekerja di puskesmas yaitu 642
orang, sedangkan jumlah Tenaga Teknis Kefarmasian ada 952 orang. Standar
Ketenagaan Minimal berdasarkan tenaga Kefarmasian, dan untuk jenis tenaga ini
masih minimal yang dibutuhkan yaitu 1 orang untuk masing-masing puskesmas.
Persentase kecukupan tenaga kefarmasian yang bekerja di puskesmas di Provinsi
Jawa Tengah mencapai 181,5 persen dimana masih terdapat 2,56 persen
(1 kabupaten/kota) yang persentase kecukupannya dibawah 100 persen atau belum
semua puskesmas tersedia tenaga kefarmasian. Tetapi ada 37,14 persen
(13 kabupaten/kota) yang puskesmasnya tersedia lebih dari dua tenaga farmasi.
6. Tenaga Kesehatan Masyarakat
Ketersediaan tenaga kesehatan masyarakat yang bekerja di puskesmas
yaitu 1.605 orang. Berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 36 tahun 2014 yang
masuk dalam rumpun tenaga kesehatan masyarakat adalah epidemiolog
kesehatan, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbing kesehatan
kerja, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, tenaga biostatistik dan
kependudkan serta tenaga kesehatan reproduksi dan keluarga. Kondisi yang terjadi
di puskesmas sebagian besar adalah tenaga promosi kesehatan dan epidemiologi
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020 38

