Page 34 - INFOKES
P. 34
[Type text]
Kreasi MEDIA
INFORMASI KESEHATAN
Interoperabilitas dengan Bridging System…
Lebih Efisien
Seksi Manajemen Informasi Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah
Heri Sutrisno, SKom, MKom
Perkembangan teknologi informasi saat ini semakin Sementara kondisi aplikasi di lingkungan Dinas
berkembang pesat. Berbagai terobosan pengembangan aplikasi Kesehatan Jawa Tengah, umumnya masih bersifat sektoral,
sistem untuk digunakan sebagai sarana percepatan dalam terpisah-pisah, tidak dapat saling berkomunikasi, dan heterogen.
pencatatan, pengolahan dan pelaporan data. Di lingkungan Interoperabilitas antar aplikasi e-Goverment menjadi hal penting
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sendiri telah banyak yang perlu segera dicari solusinya agar problem pengembangan
jenis aplikasi, baik daerah maupun aplikasi terpusat yaitu e-Goverment di Dinas Kesehatan Jawa Tengah dan umumnya di
bersumber dari Kemenkes RI. Sehingga menjadikan Indonesia tidak berlarut-larut.
kompleksitas semakin tinggi terhadap penanganan dan Interoperabilitas secara teknis menggambarkan
pemanfaatn dari aplikasi tersebut. kemampuan dua atau lebih sistem untuk saling tukar menukar
Pertanyaan yang muncul “EFISIENKAH APLIKASI data atau informasi dan saling dapat mempergunakan data atau
TERSEBUT”? informasi yang dipertukarkan tersebut.
Dengan banyaknya aplikasi yang muncul, masing- Interoperabilitas bukanlah berarti penentuan atau
masing program telah mengembangkan aplikasi sendiri-sendiri penyamaan penggunaan platform perangkat keras, atau
tanpa mempedulikan Brandware, sarana pendukung, dan SDM perangkat lunak semisal operating system tertentu misalnya,
yang ada. Kesemuanya itu tidak lagi didasari perencanaan yang bukan pula berarti penentuan atau penyeragam-
matang dalam proses pengembangan sistem, yang penting an database yang akan dipergunakan dalam penyimpanan data,
memacu percepatan pencatatan dan pelaporan dari masing- dan juga bukan berarti penentuan atau penyeragaman
masing program itu sendiri. Tanpa melihat lagi sistem yang penggunaan bahasa pemrograman dalam pengembangan
sedang berjalan di puskesmas selaku user atau sumber data. sistem informasi pemerintahan.
Hingga pada akhirnya permasalahan muncul dan aplikasi Makalah ini merupakan hasil review implementasi dan
menjadi terabaikan, mengingat user tidak mampu lagi untuk analisa terhadap aplikasi yang berjalan untuk mengungkap
mengakses dan menginput aplikasi secara bersamaan. Data perkembangan e-Gov di Dinas Kesehatan Jawa Tengah,
yang diharapkan untuk memenuhi kebutuhan informasi tidak lagi problem interoperabilitas yang dihadapi, dan bagaimana model
real time, hingga perencanaan program tidak berdasar data interoperabilitas antar aplikasi e-Gov dapat dibangun dengan
yang ada, namun hanya melihat program di tahun sebelumnya mengimplementasikan model Bridging (web services).
yang kadang tidak lagi relevan dengan situasi dan keadaan saat Para programer data kesehatan di Dinas Kesehatan Kab/
itu. Selain itu, akan berpotensi terjadinya redundant data (data Kota bersepakat untuk mengembangkan konsep integrasi
kembar/ duplikasi), sehingga informasi yang dihasilkan juga sistem dengan metode Bridging system menggunakan Web
tidak sesuai kenyataan yang saat ini terjadi. Service. Diawali pembuatan mapping variable dan paramater
Interoperabilitas merupakan aplikasi yang saling yang akan menjadi pedoman bagi para programer di Kab/ Kota
terkoneksi. Aplikasi sistem informasi menjadi tuntutan mendesak dalam mengkofigurasi ke dalam aplikasi yang sedang berjalan.
dalam pengembangan e-Goverment saat ini. Hal ini disebabkan Hal ini dianggap cukup efisian terhadap interoperabilitas semua
oleh adanya kebutuhan data multisektoral yang semakin aplikasi berbasis online maupun offline, sehingga tidak lagi
meningkat dalam rangka pengambilan kebijakan untuk mengakses beberapa aplikasi untuk kegiatan inputing data,
mengatasi problem yang melibatkan data dari antar program namun cukup satu akses aplikasi, kemudian datanya terupdate
terkait. secara otomatis ke dalam aplikasi yang terkait.
INFOKES EDISI 37, DESEMBER 2017

