Page 40 - Profil Jateng 2018 cetak
P. 40
medis, tenaga teknik biomedika, tenaga kesehatan tradisional, dan tenaga kesehatan
lain.
Total SDMK di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2018 sebanyak 144.879
orang yang terdiri dari 104.076 orang tenaga kesehatan (71,8%) dan 40.803 orang
tenaga penunjang kesehatan (28,2%). Proporsi tenaga kesehatan terbanyak yaitu
tenaga keperawatan sebesar 42,4% dari total tenaga kesehatan, sedangkan proporsi
tenaga kesehatan yang paling sedikit yaitu tenaga keterapian fisik sebesar 1,2% dari
total tenaga kesehatan.
Gambar 3.1
Jumlah Tenaga Kesehatan Menurut Jenis
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018
Tenaga Teknik
Tenaga Medis, 13339 Biomedika, 5415
Tenaga Kefarmasian,
Tenaga Kebidanan, 7836
23430
Tenaga Keteknisan
Medis, 3758
Tenaga Gizi, 1948
Tenaga Kesehatan
Tenaga Keperawatan, Masyarakat, 1670
44113
Tenaga Kesehatan
Lingkungan, 1354
Tenaga Keterapian Fisik,
1213
Sumber : Data Program SDMK Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018
1. Dokter Umum
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No.
2052/MENKES/PER/X/2011 tentang Ijin Praktik dan Pelaksanaan Praktik
Kedokteran, yang dimaksud Dokter adalah lulusan pendidikan kedokteran baik di
dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia
sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Jumlah dokter umum yang
tersedia di seluruh unit kerja/fasilitas pelayanan kesehatan adalah 6.044 dokter
umum terdiri dari 2.515 dokter laki-laki dan 3.555 dokter perempuan. Jumlah
tersebut terdistribusi di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan UPTnya
sejumlah 26 dokter, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan UPTnya sejumlah 19
dokter, puskesmas sejumlah 1.754 dokter, rumah sakit sejumlah 3.111 dokter dan
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 24

