Page 127 - Profil Kesehatan 2015
P. 127
baik dari lembaga pemerintah maupun Lembaga Non Pemerintah (PLAN,
IWASH, PNPM, AUSAID, dll )
Dukungan dana dari berbagai sektor inilah yang menimbulkan daya
ungkit luar biasa dalam pencapaian target, sehingga pada tahun 2015 capaian
desa yang melaksanakan STBM 5.356 desa (61,4 persen), mengalami
peningkatan bila dibandingkan capain tahun 2014 sebanyak 4.765 desa (55,5
persen) dan sudah melampaui target yang telah ditetapkan yaitu sebesar
2.347 desa (27 persen).
Indikator bahwa suatu desa/kelurahan dikatakan telah melaksanakan
STBM adalah : (1) Minimal telah ada intervensi melalui Pemicuan di salah satu
dusun dalam desa/kelurahan tersebut; (2) Ada masyarakat yang bertanggung
jawab untuk melanjutkan aksi intervensi STBM seperti disebutkan pada poin
pertama, baik individu (natural leader) ataupun bentuk kelompok masyarakat;
(3) Sebagai respon dari aksi intervensi STBM, kelompok masyarakat
menyusun suatu rencana aksi kegiatan dalam rangka mencapai komitmen
perubahan perilaku pilar STBM, yang telah disepakati bersama.
Gambar 4.51
Persentase Desa Yang Melaksanakan STBM
Manurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015
120,00
95,32 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
100,00 86,44 87,41 88,29
74,06 74,49 77,40 77,84 81,30
80,00 70,69 62,58
53,85 54,22 54,55 55,65 55,85 59,26 60,61
60,00 43,86 47,61 47,75 50,48 51,75 51,85
31,86 36,25 37,63 38,33
40,00
11,76 20,85
20,00
3,92
0,00
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2015
Dari gambar 4.51, terdapat lima kabupaten/kota dengan persentase
desa/kelurahan melaksanakan STBM telah mencapai 100 persen yaitu Kota
Pekalongan, Grobogan, Boyolali, Banjarnegara, dan Cilacap. Kabupaten/kota
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 110

