Page 122 - Profil Kesehatan 2015
P. 122
persentase rumah tangga sehat tertinggi adalah Klaten yaitu 96,43 persen,
diikuti Kota Magelang 95,93 persen, dan Kota Surakarta 94,71 persen.
Kabupaten/kota dengan persentase rumah tangga sehat terrendah adalah
Brebes yaitu 55,89 persen, diikuti Kendal 59,87 persen, dan Kudus 62,28
persen.
D. KEADAAN LINGKUNGAN
Lingkungan merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap derajat
kesehatan masyarakat, disamping perilaku dan pelayanan kesehatan. Program
Lingkungan Sehat bertujuan untuk mewujudkan mutu lingkungan hidup yang
lebih sehat melalui pengembangan sistem kesehatan kewilayahan untuk
menggerakkan pembangunan lintas sektor berwawasan kesehatan. Adapun
kegiatan pokok untuk mencapai tujuan tersebut adalah melaksanakan : (1)
Pengawasan Kualitas air dan sanitasi dasar; (2) Pengawasan Hygiene dan
Sanitasi Tempat Tempat Umum (TTU); (3) Pengawasan Hygiene dan Sanitasi
Tempat Pengolahan Makanan (TPM).
Indikator sasaran kegiatan pengawasan kualitas air dan sanitasi dasar
meliputi : (1) Desa yang melaksankan STBM; (2) Proporsi Penduduk Akses Air
Minum; (3) Proporsi Penduduk Akses Jamban. Sedangkan indikator sasaran
kegiatan Pengawasan Hygiene dan Sanitasi TTU dan TPM meliputi : (1) Proporsi
TTU memenuhi syarat; (2) Proporsi TPM memenuhi syarat; (3) Proporsi
Puskesmas yang ramah lingkungan; (4) Proporsi Rumah Sakit yang ramah
lingkungan; (5) Proporsi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga memenuhi syarat;
(6) Proporsi Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga memenuhi syarat.
Pencapaian dari masing-masing indikator sasaran adalah sebagai berikut :
1. Persentase Rumah Sehat
Rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang
berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan
keluarga. Rumah haruslah sehat dan nyaman agar penghuninya dapat
berkarya untuk meningkatkan produktivitas. Konstruksi rumah dan lingkungan
yang tidak memenuhi syarat kesehatan merupakan faktor risiko penularan
berbagai jenis penyakit khususnya penyakit berbasis lingkungan seperti
Demam Berdarah Dengue, Malaria, Flu Burung, TBC, ISPA dan lain - lain.
Rumah yang dibina di Jawa Tengah selama tahun 2015 sebanyak
1.969.973 unit. Dari keseluruhan yang dibina yang menjadi rumah memenuhi
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 105

