Page 48 - Profil Kesehatan Jateng 2020_Neat
P. 48
tenaga penunjang kesehatan (30,38 persen). Proporsi tenaga kesehatan terbanyak
yaitu tenaga keperawatan sebesar 43,5 persen dari total tenaga kesehatan, sedangkan
proporsi tenaga kesehatan yang paling sedikit yaitu tenaga keterapian fisik sebesar 1,3
persen dari total tenaga kesehatan.
Gambar 3.1
Proporsi Tenaga Kesehatan Menurut Jenis
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020
Kebidanan;
22.2% Medis; 12.7%
Apoteker; 3.6%
Teknis Kefarmasian;
4.5%
Keteknisan Medis;
4.1%
Gizi; 2.1%
Kesmas; 2.1%
Kesling; 1.5%
Keperawatan;
Keterapian Fisik; 1.4%
45.9%
Sumber : Data Program SDMK Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020
1. Dokter Umum
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No.
2052/MENKES/PER/X/2011 tentang Ijin Praktik dan Pelaksanaan Praktik
Kedokteran, yang dimaksud Dokter adalah lulusan pendidikan kedokteran baik di
dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai
dengan peraturan perundang-undangan. Jumlah dokter umum yang tersedia di
seluruh unit kerja/fasilitas pelayanan kesehatan di Provinsi Jawa Tengah tahun
2020 adalah 8.647 dokter umum terdiri dari 3.377 dokter laki-laki dan 5.270 dokter
perempuan. Jumlah tersebut terdistribusi di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah
sejumlah 2 dokter, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota sejumlah 35 dokter,
puskesmas sejumlah 2.695 dokter, rumah sakit sejumlah 4.209 dokter dan sarana
pelayanan kesehatan lainnya (Balkesmas, klinik, balai kesehatan, praktik mandiri,
rumah bersalin dll) sejumlah 1.706 dokter.
2. Dokter Gigi
Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 2052/MENKES/PER/X/2011 tentang
Ijin Praktik dan Pelaksanaan Praktik Kedokteran, yang dimaksud Dokter Gigi adalah
lulusan pendidikan kedokteran gigi baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui
oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020 30

