Page 16 - INFOKES
P. 16

[Type text]
          Diseminasi Informasi                                                                 MEDIA

                                                                                   INFORMASI KESEHATAN



                 Apabila dilihat dari tabel di atas maka data kejadian HAIs
          di  RSUD  Muntilan  Kabupaten  Magelang  selalu  ada  di  tiap

          tahunnya. Data Tahun 2012 sampai tahun 2015 data kejadian
          HAIs  mengalami  penurunan  namun  pada  tahun  2016

          mengalami sedikit peningkatan. Kasus HAIs di RSUD Muntilan
          Kabupaten  Magelang  berasal  dari  4  jenis  yaitu  pasien  yang

          menggunakan dower kateter, jarum infus, pasien bed rest, dan
          pasien dengan luka operasi.

               Infeksi  yang  terjadi  di  RS  dapat  dicegah  atau
          dikendalikan  untuk  meminimalkan  risiko  terjadinya  infeksi

          melalui  penerapan  program  Pencegahan  dan  Pengendalian
          Infeksi (PPI) di RS.

               Penerapan PPI di RS bukan merupakan hal yang mudah
          namun  juga  bukan  suatu  hal  hanya  suatu  yang  tidak  dapat

          direalisasikan.  Landasan  paling  utama  upaya  penerapan
          program PPI di RS adalah komitmen RS akan pentingnya PPI di

          RS.  Setelah  itu  semuanya  dapat  dilakukan  secara  bertahap
          seiring  berjalannya  waktu.  Upaya  penerapan  PPI  di  RS   5.  Pengendalian  Lingkungan  Rumah  Sakit:  Menciptakan

          membutuhkan  sebuah  proses  yang  tidak  singkat,  proses   lingkungan yang besih, aman dan nyaman.
          tersebutlah  yang  nantinya  akan  mendorong  sebuah  upaya   Pengendalian  lingkungan  RS  meliputi  penyehatan  air,

          penerapan PPI di RS menjadi lebih baik lagi.            pengendalian  serangga  dan  binatang  pengganggu,
               Hasil  dari  Pelaksanaan  PPI  di  RS  tentunya  akan   penyehatan  ruang  dan  bangunan,  pemantauan    hygiene

          menghasilkan hal-hal sebagai berikut (Kemenkes RI, 2008) :   sanitasi makanan, pemantauan penyehatan linen, disinfeksi
          1.  Kebersihan Tangan: kepatuhan cuci tangan petugas terjadi   permukaan  udara,  lantai,  pengelolaan  limbah  cair,  limbah

             peningkatan.                                         padat  medis  dan  non  medis.  Untuk  mencegah  terjadinya
             Dari sudut pandang pencegahan dan pengendalian infeksi,   infeksi  akibat  lingkungan  dapat  diminimalkan  dengan

             praktek  membersihkan  tangan  adalah  untuk  mencegah   melakukan  pembersihan  lingkungan,  disinfeksi  permukaan
             infeksi yang ditularkan melalui tangan. Petugas kesehatan   lingkungan  yang  terkontaminasi  dengan  darah  atau  cairan

             wajib  memahami  panduan  dan  rekomendasi  untuk    tubuh  pasien,  melakukan  pemeliharaan  peralatan  medik
             kebersihan  tangan  serta  memahami  indikasi  dan   dengan  tepat,  mempertahankan  mutu  air  bersih,  dan

             keuntungan dari kebersihan tangan.                   mempertahankan ventilasi udara yang baik.
          2.  Alat Pelindung Diri (APD): kepatuhan terhadap penggunaan   6.  Kesehatan Karyawan/Perlindungan Petugas Kesehatan

             APD petugas terjadi peningkatan.                     Petugas  kesehatan  berisiko  terinfeksi  bila  terekspos  saat
             Pelindung barrier, yang secara umum disebut sebagai alat   bekerja, juga dapat mentransmisikan infeksi kepada pasien

             pelindung  diri  (APD),  telah  digunakan  selama  bertahun-  maupun  petugas  kesehatan  yang  lain.  RS  harus  memiliki
             tahun  untuk  melindungi  pasien  dari  mikroorganisme  yang   program pencegahan dan pengendalian infeksi bagi petugas

             ada  pada  petugas  kesehatan.  alat  pelindung  diri  bagi   kesehatan. Misal : pemberian imunisasi.
             petugas  kesehatan  meliputi  Sarung  Tangan,  Masker, Alat   7.  Penempatan  Pasien  :  Penempatan  pasen  sesuai  dengan

             Pelindung  Mata,  Topi,  Gaun  Pelindung, Apron,  Pelindung   klasifikasi penyakit yang sejenis
             Kaki.                                                Penerapan  program  ini  diberikan  pada  pasien  yang  telah

          3.  Pemrosesan Peralatan Pasien dan Penatalaksanaan Linen :   atau  sedang  dicurigai  menderita  penyakit  menular.  Pasien
            Pengolahan  ulang  instrumen  dan  peralatan  dengan  cara   akan  ditempatkan  dalam  suatu  ruangan  tersendiri  untuk

            yang tepat dan manajemen linen yang baik              meminimalkan proses penularan pada orang lain.
            Merupakan cara memproses instrumen yang kotor, sarung   8.  Hygiene  Respirasi/  Etika  Batuk:  Responsif  terhadap

            tangan,   dan   alat   yang   akan   dipakai   kembali;   kebersihan pernafasan
            (precleaning/prabilas)  dengan  larutan  klorin  0,5%;   Semua  pasien,  pengunjung,  dan  petugas  kesehatan  perlu

            mengamankan  alat-alat  kotor  yang  akan  tersentuh  dan   memperhatikan kebersihan pernapasan dengan cara selalu
            ditangani;  serta  memilih  dan  alasan  setiap  proses  yang   menggunakan  masker  jika  berada  di  RS  dan  saat  batuk,

            digunakan.                                            sebaiknya menutup mulut dan hidung menggunakan tangan
          4.  Pengelolaan  Limbah  :  Pengelolaan  limbah  yang  sesuai   atau tissue.

            prosedur yang seharusnya.                           9.  Praktek Menyuntik yang Aman
            Limbah  dari  rumah  sakit  dapat  berupa  yang  telah   Jarum  yang  digunakan  untuk  menyuntik  sebaiknya  jarum


            terkontaminasi  (secara  potensial  sangat  berbahaya)  atau   yang steril dan sekali pakai pada setiap kali suntikan.
            tidak  terkontaminasi.  Sekitar  85  %  limbah  umum  yang   10.  Praktek Untuk Lumbal Punksi yang aman

            dihasilkan  dari  rumah  sakit  tidak  terkontaminasi  dan  tidak   Saat  melakukan  prosedur  lumbal  pungsi  sebaiknya
            berbahaya bagi petugas yang menangani, namun demikian   menggunakan  masker  untuk  mencegah  transmisi  droplet

            penanganan  limbah  ini  harus  dikelola  dengan  baik  dan   flora orofaring .
            benar.






                                                              INFOKES EDISI 37, DESEMBER 2017                14
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21