Page 53 - Profil Jateng 2018 cetak
P. 53
BAB V
KESEHATAN KELUARGA
Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan
dan Pembangunan Keluarga mendefinisikan keluarga sebagai unit terkecil dalam
masyarakat yang terdiri dari suami istri, atau suami, istri, dan anaknya, atau ayah dan
anaknya, atau ibu dan anaknya. Menurut Salvicion dan Cells (1998), di dalam keluarga
terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah,
hubungan perkawinan atau pengangkatan di hidupnya dalam satu rumah tangga,
berinteraksi satu sama lain, dan di dalam perannya masing-masing dan menciptakan
serta mempertahankan suatu kebudayaan.
Lebih jauh lagi, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2014
tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga
Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga, menyebutkan bahwa pembangunan keluarga
dilakukan dalam upaya untuk mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam
lingkungan yang sehat. Selain lingkungan yang sehat, masih menurut peraturan
pemerintah tersebut, kondisi kesehatan dari tiap anggota keluarga sendiri juga
merupakan salah satu syarat dari keluarga yang berkualitas.
Sebagai komponen yang tidak terpisahkan dari masyarakat, keluarga memiliki
peran signifikan dalam status kesehatan. Keluarga berperan terhadap optimalisasi
pertumbuhan, perkembangan, dan produktivitas seluruh anggotanya melalui pemenuhan
kebutuhan gizi dan menjamin kesehatan anggota keluarga. Di dalam komponen keluarga,
ibu dan anak merupakan kelompok rentan. Hal ini terkait dengan fase kehamilan,
persalinan dan nifas upaya kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu prioritas
pembangunan kesehatan di Indonesia.
Ibu dan anak merupakan anggota keluarga yang perlu mendapatkan prioritas
dalam penyelenggaraan upaya kesehatan, karena ibu dan anak merupakan kelompok
rentan terhadap keadaan keluarga dan sekitarnya secara umum. Sehingga penilaian
terhadap status kesehatan dan kinerja upaya kesehatan ibu dan anak penting untuk
dilakukan.
A. KESEHATAN IBU
Keberhasilan upaya kesehatan ibu, di antaranya dapat dilihat dari indikator
Angka Kematian Ibu (AKI). AKI mencerminkan risiko yang dihadapi ibu-ibu selama
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 37

