Page 27 - Profil Jateng 2018 cetak
P. 27
ada perubahan. Dengan demikian rasio puskesmas per 30.000 penduduk di Jawa
Tengah masih kurang, sehingga perlu adanya pembangunan puskesmas baru.
Namun permasalahan yang dihadapi adalah ketika membangun puskesmas baru,
tidak sekedar bangunan saja yang disediakan melainkan juga peralatan dan sumber
daya manusianya. Sedangkan saat ini untuk penambahan pegawai baru sangat
sedikit.
Gambar 2.2
Rasio Puskesmas Per 30.000 Penduduk Menurut Kabupaten/Kota
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018
1.5
1.38
1.23
1.14 1.13 1.07
1 0.98 0.98 0.96 0.94 0.93 0.91 0.91 0.9 0.89 0.88 0.87 0.84 0.83 0.8 0.75 0.72 0.71 0.7 0.7 0.69 0.68 0.77
0.5 0.66 0.66 0.66 0.63 0.62 0.61 0.58 0.51 0.41
0
Kota Magelang
Kab.Semarang
Kab.Purbalingga
Kota Semarang
Kab.Sukoharjo
Kab.Banyumas
Kota Surakarta
Kab.Wonosobo
Kota Pekalongan Kab.Banjarnegara Kab.Purworejo Kab.Wonogiri Kab.Temanggung Kota Tegal Kota Salatiga Kab.Kendal Kab.Pekalongan Kab.Blora Kab.Boyolali Kab.Kebumen Kab.Klaten Kab.Sragen Kab.Batang Kab.Rembang Kab.Karanganyar Kab.Demak Kab.Pati Kab.Magelang Kab.Cilacap Kab.Kudus Kab.Grobogan Kab.Brebes Kab.Tegal Kab.Pemalang Kab.Jepara Prov. Jateng
Sumber: Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2018
Dari gambar 2.2, terdapat 5 kabupaten/kota dengan rasio puskesmas per 30.000
penduduk lebih dari satu yaitu Kota Pekalongan 1,38; Kota Magelang 1,23;
Banjarnegara 1,14; Purworejo 1,13; dan Wonogiri 1,07. Kabupaten/kota dengan rasio
puskesmas terendah adalah Sukoharjo yaitu 0,41, diikuti Jepara 0,51, dan Pemalang
0,58.
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014, dalam
rangka meningkatkan aksesibilitas pelayanan, Puskesmas didukung oleh jaringan
pelayanan Puskesmas dan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan. Jaringan
pelayanan Puskesmas terdiri atas Puskesmas Pembantu dan Puskesmas Keliling.
Pada tahun 2018, jumlah jaringan Puskesmas di Jawa Tengah adalah: Puskesmas
Pembantu sebanyak 1.666 unit dan Puskesmas Keliling sebanyak 971 unit.
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 11

