Page 52 - Profil Kesehatan 2015
P. 52
b. Pertusis
Penyakit Pertusis atau batuk rejan atau dikenal dengan “ Batuk Seratus
Hari “ adalah penyakit infeksi saluran yang disebabkan oleh bakteri Bordetella
Pertusis. Gejalanya khas yaitu batuk yang terus menerus sukar berhenti,
muka menjadi merah atau kebiruan dan muntah kadang-kadang bercampur
darah. Batuk diakhiri dengan tarikan napas panjang dan dalam berbunyi
melengking. Penularan umumnya terjadi melalui udara (batuk/bersin).
Gambar 3.25
Kasus Pertusis di Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2011 – 2015
6
5
4
3
2
1
0
2011 2012 2013 2014 2015
Kasus Pertusis 4 0 0 0 5
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2015
Gambar 3.25 menunjukkan penemuan kasus pertusis selama lima
tahun terakhir. Pada tahun 2012, 2013, dan 2014 di Jawa Tengah tidak
ditemukan kasus pertusis. Pada tahun 2015 ditemukan 5 kasus Pertusis yang
dilaporkan oleh dua kabupaten/kota yaitu Kudus (4 kasus) dan Kota
Semarang (1 kasus).
c. Tetanus (Non Neonatorum)
Penyakit tetanus merupakan salah satu infeksi yang berbahaya karena
mempengaruhi sistem urat syaraf dan otot. Gejala tetanus umumnya diawali
dengan kejang otot rahang (dikenal juga dengan trismus atau kejang mulut)
bersamaan dengan timbulnya pembengkakan, rasa sakit dan kaku di otot
leher, bahu atau punggung. Kejang-kejang secara cepat merambat ke otot
perut, lengan atas dan paha.
Infeksi tetanus disebabkan oleh bakteri yang disebut dengan
Clostridium tetani yang memproduksi toksin yang disebut dengan
tetanospasmin. Tetanospasmin menempel pada urat syaraf di sekitar area
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 35

