Page 51 - Profil Kesehatan 2015
P. 51
komitmen global untuk menekan turunnya angka kesakitan kematian yang lebih
banyak dikenal dengan Eradikasi Polio (ERAPO), Reduksi Campak (Redcam) dan
Eliminasi Tetanus Neonatorum (ETN).
Saat ini telah dilaksanakan Program Surveilans Integrasi PD3I, yaitu
pengamatan penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (Difteri,
Tetanus Neonatorum, dan Campak). Dalam waktu 5 tahun terakhir jumlah kasus
PD3I yang dilaporkan adalah sebagai berikut:
a. Difteri
Penyakit Difteri adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri
Corynebacterium Diphteriae. Mudah menular dan menyerang terutama
saluran napas bagian atas dengan gejala Demam tinggi, pembengkakan pada
amandel (tonsil) dan terlihat selaput putih kotor yang makin lama makin
membesar dan dapat menutup jalan napas. Racun difteri dapat merusak otot
jantung yang dapat berakibat gagal jantung. Penularan umumnya melalui
udara (batuk/bersin) selain itu dapat melalui benda atau makanan yang
terkontamiasi.
Gambar 3.24
Kasus Difteri di Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2011 – 2015
40
30
20
10
0
2011 2012 2013 2014 2015
Kasus Difteri 8 32 9 3 18
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2015
Gambar 3.24 menunjukkan penemuan kasus Difteri di Jawa Tengah
selama lima tahun terakhir. Jumlah kasus Difteri di Provinsi Jawa Tengah
pada tahun 2015 sebanyak 18 kasus, meningkat bila dibandingkan dengan
kasus tahun 2014 yaitu 9 kasus. Dari seluruh kasus yang ada tidak terjadi
kematian atau Case Fatality Ratenya nol.
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 34

