Page 156 - Profil Kesehatan 2015
P. 156
Pada Tahun 2014, kejadian luar biasa penyakit menular, bencana,
dan keracunan makanan yang sebanyak 17 jenis yang tersebar di 28
kab/kota. KLB dengan frekuensi tinggi secara berturut-turut adalah DBD,
keracunan makanan, dan Leptospirosis.
B. SITUASI UPAYA KESEHATAN
1. Pelayanan Kesehatan
a. Secara keseluruhan pelayanan kesehatan di Jawa Tengah tahun 2014
sudah cukup baik. Secara rinci capaian pelayanan kesehatan adalah
sebagai berikut : (1) Cakupan K1 sebesar 98,58 persen; (2) Cakupan K4
sebesar 93,05 persen; (3) Cakupan persalinan ditolong tenaga kesehatan
sebesar 98,09 persen; (4) Cakupan pelayanan nifas sebesar 95,69 persen;
(5) Cakupan pemberian vitamin A pada ibu nifas sebesar 98,18 persen;
(6) Cakupan pemberian 90 tablet Fe sebesar 92,13 persen; (7) Cakupan
penanganan komplikasi kebidanan sebesar 120 persen. Indikator tersebut
seluruhnya sudah mencapai target standar pelayanan minimal, akan tetapi
yang menjadi permasalahan adalah masih tingginya angka kematian ibu
maternal. Hal ini perlu mendapat perhatian dan perlu kajian lebih lanjut
tentang penyebab kematian ibu yang tinggi tersebut. Selain itu diperlukan
upaya terobosan yang bersifat kebijakan guna percepatan penurunan
angka kematian ibu di Jawa Tengah.
b. Cakupan pelayanan keluarga berencana di Jawa Tengah tahun 2015
adalah sebagai berikut: (1) Persentase peserta KB aktif di Jawa Tengah
tahun 2015 sebesar 78,2 persen; (2) Persentase peserta KB baru sebesar
12,5 persen.
c. Cakupan pelayan kesehatan anak di Jawa Tengah tahun 2015 adalah
sebagai berikut : (1) Persentase bayi berat badan lahir rendah di Jawa
Tengah tahun 2015 sebesar 5,1 persen; (2) Cakupan kunjungan neonatus
pertama sebesar 98,5 persen, KN lengkap 96,8 persen; (3) Cakupan
pelayanan kesehatan bayi sebesar 97,5 persen; (4) Cakupan pelayanan
anak balita sebesar 86,9 persen; (5) Cakupan penjaringan kesehatan
siswa SD dan setingkat sebesar 94,7 persen.
d. Cakupan program gizi di Jawa Tengah tahun 2015 adalah sebagai berikut :
(1) Persentase pemberian ASI eksklusif sebesar 61,6 persen; (2) Cakupan
pemeberian Vitamin A pada bayi dan anak balita sebesar 98,7 persen; (3)
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 139

