Page 154 - Profil Kesehatan 2015
P. 154
BAB VI
KESIMPULAN
A. SITUASI DERAJAT KESEHATAN
1. Angka Kematian
Angka Kematian terdiri atas kematian neonatal, kematian bayi, kematian
balita, dan kematian ibu. Angka kematian bayi tahun 2015 sebesar 10 per
1.000 kelahiran hidup. Angka kematian balita tahun 2015 sebesar 11,64 per
1.000 kelahiran hidup. Angka kematian ibu tahun 2015 sebesar 111,16 per
1.000 kelahiran hidup. Angka kematian bayi, balita, dan ibu di Jawa Tengah
tahun 2015 sudah mencapai target.
2. Angka Kesakitan
Kondisi kesakitan di Jawa Tengah tahun 2015 adalah sebagai berikut :
a. Angka penemuan kasus baru Tuberkulosis Paru terkonfirmasi bakteriologis
(BTA Positif) yang tercatat (Case Notification Rate/ CNR BTA Positif) tahun
2014 di Jawa Tengah sebesar 115,17 per 100.000 penduduk. CNR untuk
semua kasus sebesar 117,36 per 100.000 penduduk. Kasus TB anak di
antara kasus baru Tuberkulosis Paru yang tercatat sebesar 7,51 persen,
menunjukkan bahwa penularan kasus Tuberkulosis Paru BTA Positif
kepada anak cukup besar. Sedangkan angka keberhasilan pengobatan
tuberculosis (Succes Rate) Jawa Tengah sebesar 79,49 persen, masih di
bawah target rencana strategi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah,
yaitu 90 persen.
b. Penemuan penderita pneumonia pada balita masih sangat rendah yaitu
53,31 persen, sangat jauh bila dibandingkan dengan target SPM yaitu
sebesar 100 persen.
c. Kasus HIV dan AIDS dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Jumlah
kasus HIV tahun 2015 sebanyak 1.467 kasus. Sedangkan jumlah kasus
AIDS sebanyak 1.296 kasus dan jumlah kasus AIDS meninggal sebanyak
172 kasus. Jumlah kasus Sifilis tahun 2015 sebanyak 1.206 kasus.
d. Dari hasil skrining darah donor ditemukan bahwa 0,14 persen positif HIV,
namun masih perlu pemeriksaan lanjut untuk menentukan diagnosis pasti
infeksi HIV.
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 137

