Page 155 - Profil Kesehatan 2015
P. 155
e. Angka penemuan kasus diare di Jawa Tengah tahun 2014 sebesar 67,7%,
hal ini menunjukkan menunjukkan penemuan dan pelaporan masih perlu
ditingkatkan.
f. Angka penemuan kasus baru kusta tahun 2015 sebesar 5,3 per 100.000
penduduk. Prevalensi kusta sebesar 6,1 per 100.000 penduduk.
Persentase kusta MB sebesar 88,4 persen dan kusta pada anak 7,3
persen. Persentase cacat tingkat II penderita kusta adalah 11,5 persen,
sedangkan angka cacat tingkat II adalah 0,62 per 100.000 penduduk.
Persentase penderita kusta selesai berobat sebesar 92,75 persen.
g. Kasus PD3I yang masih ditemukan pada tahun 2014 ini adalah Difteri (18
kasus), Pertusis (5 kasus), Tetanus Non Neonatorun (1 kasus), Tetanus
Neonatorum (1 kasus), Campak (576 kasus), dan Hepatitis B (11 kasus).
h. Incidence Rate DBD di Jawa Tengah tahun 2015 sebesar 47,9 per 100.000
penduduk, lebih tinggi dari target nasional sebesar < 20/100.000
penduduk. Angka kematian DBD tahun 2014 juga masih tinggi yaitu 1,6
persen, lebih tinggi dari target nasional (< 1%).
i. Angka kesakitan malaria (API = Annual Parasite Incidence) di Jawa
Tengah pada tahun 2015 tercatat 0,06/1.000 penduduk sudah mencapai
kurang 1/1.000 penduduk. Tetapi masih ditemukan kasus indigenous di 4
kabupaten, Purworejo, Banjarnegara, Purbalingga, Magelang.
j. Kasus filariasis di Provinsi Jawa tengah secara kumulatif sampai dengan
tahun 2015 sudah mencapai 508. Terjadi peningkatan kasus setiap tahun
dan kab/kota yang melaporkan kasus juga semakin bertambah.
k. Penyakit tidak menular setiap tahun selalu mengalami peningkatan.
Penyakit Hipertensi masih menempati proporsi terbesar dari seluruh PTM
yang dilaporkan, yaitu sebesar 57,87 persen, sedangkan urutan kedua
terbanyak adalah Diabetes Mellitus sebesar 18,33 persen. Persentase
penduduk usia > 15 tahun yang dilakukan pemeriksaan tekanan darah
dan menderita hipertensi adalah 17,74 persen. Persentase penduduk usia
> 15 tahun yang dilakukan pemeriksaan dan termasuk obesitas sebesar
10,38 persen. Persentase IVA postif pada perempuan usia 30-50 tahun
sebesar 9,86 persen. Persentase perempuan usia 30-50 tahun dilakukan
pemeriksaan CBE dan terdapat benjolan sebesar 1,29 persen.
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 138

