Page 137 - Profil Kesehatan 2015
P. 137







Gambar 5.5
Jumlah Puskesmas PONED Menurut Kabupaten/Kota
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015


16
14 13 14
12 10 10 10 11 11 11
10 9 9

8 7 7 7 7 7
6 6 6 6
6 5 5 5 5 5 5 5 5
4 4 4
4 3
2
2 1
0 0
0




Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2015


Di Jawa Tengah, jumlah Puskesmas PONED di masing-masing
kabupaten/kota bervariasi sesuai kebutuhan berdasarkan luas wilayah dan

jumlah penduduk. Masih ada 5 kabupaten/kota (14,2%) yang mempunyai
puskesmas PONED di bawah standar yaitu Kota Magelang (0), Kota Tegal (0),

Kota Salatiga (1), Kota Pekalongan (2), Kabupaten Pati (3). Kota Magelang, Kota
Tegal, Kota Salatiga, dan Kota Pekalongan merupakan wilayah perkotaan

dengan penduduk dan luas wilayah relatif kecil. Di perkotaan tersebut juga
sudah banyak rumah sakit PONEK sehingga tidak ada masalah bagi masyarakat

untuk mengakses pelayanan kegawatdaruratan obstetri dan neonatal.
Kabupaten Pati hanya ada 3 Puskesmas PONED, padahal mempunyai jumlah

penduduk yang banyak dan wialayah yang cukup luas, sehingga perlu
penambahan Puskesmas PONED.

3. Jumlah Sarana Pelayanan Kesehatan Menurut Kepemilikan /Pengelola

Sarana pelayanan kesehatan yang dibahas dalam bab ini adalah rumah

sakit, puskesmas dan jaringannya, sarana pelayanan lain, dan sarana produksi
dan distribusi kefarmasian. Rumah sakit terdiri atas rumah sakit umum dan
rumah sakit khusus. Puskesmas dan jaringannya terdiri atas puskesmas rawat

inap, puskesmas non rawat inap, puskesmas keliling, dan puskesmas pembantu.

Sarana pelayanan lain terdiri atas rumah bersalin, balai pengobatan/klinik,
praktik dokter bersama, praktik dokter perorangan, praktik pengobatan




Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 120
   132   133   134   135   136   137   138   139   140   141   142