Page 101 - Profil Kesehatan 2015
P. 101







prevalensi kekurangan vitamin A (KVA) pada balita. Cakupan yang tinggi dari
pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi terbukti efektif untuk mengatasi

masalah KVA pada masyarakat.
Di beberapa negara dimana kekurangan vitamin A telah terjadi secara

luas, dan anak sering meninggal karena diare, dan campak, vitamin A
dalam bentuk kapsul dosis tinggi dibagikan dua kali dalam setahun kepada

anak usia enam bulan hingga lima tahun. Diare dan campak dapat menguras
vitamin A dari tubuh anak. Anak yang menderita diare atau campak, atau

menderita kurang gizi harus diobati dengan suplemen vitamin A dosis tinggi
yang bisa diperoleh dari petugas kesehatan terlatih.

Masalah vitamin A pada balita secara klinis bukan lagi masalah
kesehatan masyarakat (prevalensi xeropthalmia < 0,5 persen). Hasil studi

masalah gizi mikro di 10 kota pada 10 provinsi tahun 2006, diperoleh
prevalensi xeropthalmia pada balita 0,13 persen, sedangkan hasil survey

vitamin A pada tahun 1992 menunjukkan prevalensi xeropthalmia sebesar
0,33 persen.

Namun demikian KVA subklinis, yaitu tingkat yang belum
menampakkan gejala nyata, masih ada pada kelompok balita. KVA tingkat

subklinis ini hanya dapat diketahui dengan memeriksa kadar vitamin A
dalam darah di laboratorium. Selain itu, sebaran cakupan pemberian

vitamin A pada balita menurut provinsi masih ada yang dibawah 75 persen.
Dengan demikian kegiatan pemberian vitamin A pada balita masih perlu

dilanjutkan, karena bukan hanya untuk kesehatan mata dan mencegah
kebutaan, namun lebih penting lagi, vitamin A meningkatkan kelangsungan

hidup, kesehatan dan pertumbuhan anak.
Pemberian kapsul vitamin A dilakukan terhadap bayi (6-11 bulan)

dengan dosis 100.000 SI, anak balita (12-59 bulan) dengan dosis 200.000
SI, dan ibu nifas diberikan kapsul vitamin A 200.000 SI, sehingga bayinya
akan memperoleh vitamin A yang cukup melalui ASI. Pemberian Kapsul

Vitamin A diberikan secara serentak setiap bulan Februari dan Agustus pada

balita usia 6-59 bulan. Cakupan pemberian kapsul vitamin A pada balita
selama lima tahun terakhir dapat dilihat pada gambar 4.30.








Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 84
   96   97   98   99   100   101   102   103   104   105   106