Page 99 - Profil Kesehatan 2015
P. 99
- Masih ada sebagian kecil orang tua yang menolak anaknya untuk
diimunisasi dikarenakan keyakinan/kepercayaan agama, dan lain-lain.
16. Cakupan Imunisasi Bayi
Upaya untuk menurunkan angka kesakitan, kecacatan, dan kematian
bayi serta anak balita dilaksanakan program imunisasi baik program rutin
maupun program tambahan/suplemen untuk penyakit-penyakit yang dapat
dicegah dengan imunisasi (PD3I) seperti TBC, Difteri, Pertusis, Tetanus, Polio,
Hepatitis B, dan Campak. Bayi seharusnya mendapat imunisasi dasar lengkap
yang terdiri dari HB 0-7 hari 1 kali, BCG 1 kali, DPT-HB-Hib 3 kali, Polio 4 kali,
dan campak 1 kali. Mulai tahun 2014 untuk imunisasi rutin selain pada bayi
juga pemberian pada anak batita yaitu umur 18 bulan diberikan imunisasi
DPT-HB-Hib dan pada anak usia 24 bulan diberikan imunisasi campak.
Cakupan imunisasi dasar lengkap bayi di Jawa Tengah dari semua
antigen sudah mencapai target minimal nasional yaitu 85 persen, pencapaian
dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Jumlah sasaran bayi pada tahun
2015 adalah 577.226. Sedang cakupan masing-masing jenis imunisasi adalah
sebagai berikut: BCG (104,13 persen), DPT-HB 1 (102,70 persen), DPT-HB 3
(99,86 persen), Polio 4 (99,51 persen), Campak (99,35 persen).
Gambar 4.29
Cakupan Imunisasi Bayi di Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2011 – 2015
104
102
100
98
96
94
92
90
88
BCG DPT-HB3 POLIO 4 CAMPAK
2011 98 95,7 94 93,6
2012 100,65 99,76 100,69 98,24
2013 99,22 99,98 100,18 99,81
2014 98,08 100 102,1 98,1
2015 99,37 99,6 98 98,5
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2015
Dalam penentuan keberhasilan program imunisasi dapat diukur
dengan tercapainya UCI desa. Indikator yang menentukan capaian UCI
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 82

