Page 32 - Profil Kesehatan Jawa tengah 2022
P. 32
dengan status capaian pembangunan manusia yang “sangat tinggi” (IPM ≥ 80) yaitu;
Kota Salatiga, Kota Semarang, Kota Surakarta dan Kota Magelang.
Jumlah Kabupaten/ Kota dengan status capaian pembangunan manusia yang
“tinggi” (70 ≤ IPM < 80) pada tahun 2022 ada sebanyak 23, yaitu; Sukoharjo, Klaten,
Karanganyar, Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kudus, Boyolali, Semarang, Sragen,
Purworejo, Demak, Kendal, Banyumas, Jepara, Pati, Wonogiri, Rembang, Cilacap,
Grobogan, Magelang, Pekalongan, Kebumen dan Temanggung. Sedangkan
Kabupaten/ Kota dengan status “sedang” (capaian 60 ≤ IPM < 70) ada 8, yaitu; Blora,
Purbalingga, Batang, Tegal, Wonosobo, Banjarnegara, Pemalang, dan Brebes.
Sementara itu, wilayah di Jawa Tengah dengan dengan status pembangunan
manusia “rendah” (IPM < 60) sudah tidak ada lagi.
Gambar 2.5
IPM Menurut Kabupaten/ Kota dan Status Pembangunan Manusia
Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022
Sumber : BRS BPS Provinsi Jawa Tengah_Januari 2023
Dimensi umur panjang dan hidup sehat diwakili oleh indikator Umur Harapan
Hidup saat lahir (UHH). Umur harapan hidup saat lahir merupakan indikator yang
dapat mencerminkan derajat kesehatan suatu wilayah, baik dari sarana prasarana,
akses, hingga kualitas kesehatan. Tren angka harapan hidup saat lahir dari tahun
2013 – 2022 menunjukkan capaian yang bagus. Pada tahun 2013, Umur Harapan
Hidup saat lahir di Provinsi Jawa Tengah hanya sebesar 73,28 tahun, sedangkan
pada tahun 2022 rata-rata bayi yang baru lahir dapat bertahan hidup hingga usia
74,57 tahun. Terus meningkatnya nilai UHH Jawa Tengah menunjukkan indikasi
perbaikan pembangunan bidang kesehatan. Meskipun UHH meningkat, namun jika
dilihat pertumbuhannya mengalami perlambatan dibanding tahun sebelumnya. Pada
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022 14

