Page 68 - Profil Kesehatan 2015
P. 68







akan berlangsung selama 5 tahun. Diharapkan pada tahun 2019 jumlah WUS
yang dilakukan deteksi dini mencapai 50 persen.

Jumlah WUS yang dilakukan deteksi dini dini kanker leher rahim dan
kanker payudara tahun di Jawa Tengah tahun 2015 yang dilaporkan sebanyak

18.954 WUS atau 0,30 persen. Persentase WUS ini masih sangat jauh dari target
yang ditetapkan sebesar 10 persen. Kabupaten dengan persentase WUS yang

dilakukan pemeriksaan IVA tertinngi adalah Karanganyar yaitu 5,51 persen,
diikuti Klaten 1,49 persen, dan Kota Magelang 0,84 persen. Ada enam

kabupaten/kota yang tidak melaporkan pemeriksaan IVA dan CBE yaitu
Purworejo, Magelang, Demak, Semarang, Kendal, dan Tegal. Persentase IVA

positif menurut kabupaten/kota dapat dilihat pada gambar 3.11.

Gambar 3.41.
Persentase IVA Positif Menurut Kabupaten/Kota
Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015

35,00 31,42
30,00

25,00 21,12
20,00 16,13 20,30

12,59 12,96 13,89
15,00 10,53 11,27 11,31 9,68
8,25 8,62 9,46 10,00
10,00 6,10 7,04 7,26 7,53 7,69 7,86
4,04 4,33 5,26
5,00 1,17 2,62
0,00 0,00 0,00 0,85
0,00




Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2015

Dari 18.954 WUS yang dilakukan IVA test, ditemukan IVA positif pada

1.868 WUS atau 9,86 persen, angka ini lebih tinggi dari yang ditetapkan oleh
kementerian kesehatan yaitu 3 persen. Kabupaten/kota dengan persentase IVA
positif tertinggi adalah Temanggung yaitu 31,42 persen, diikuti Kota Tegal 21,12

persen, dan Wonogiri 20,30 persen. Tingginya persentase IVA positif
menunjukan faktor risiko kanker leher rahim yang cukup tinggi di wilayah

tersebut.
Untuk deteksi dini kanker payudara dilakukan pemeriksaan Clinical Breast

Examination (CBE) yaitu pemeriksaan payudara yang dilakukan oleh tenaga



Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 51
   63   64   65   66   67   68   69   70   71   72   73