Page 63 - Profil Kesehatan 2015
P. 63
diidentifikasi. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah telah mengembangkan
program pengendalian PTM sejak tahun 2001. Upaya pengendalian faktor risiko
PTM yang telah dilakukan berupa promosi Perilaku Bersih dan Sehat, deteksi dini,
serta pengendalian masalah tembakau.
Beberapa kabupaten/kota telah menerbitkan peraturan terkait Kawasan
Tanpa Rokok (KTR). Upaya pengendalian PTM tidak akan berhasil jika hanya
dilakukan oleh Kementerian Kesehatan tanpa dukungan seluruh jajaran lintas
sektor, baik pemerintah, swasta, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan,
bahkan seluruh lapisan masyarakat.
Dalam rangka pengendalian PTM dilakukan surveilans epidemiologi PTM.
Ruang lingkup surveilans epidemiologi PTM mencakup pengamatan penyakit
jantung dan pembuluh darah, penyakit kanker, penyakit Diabetes Melitus dan
penyakit metabolism lainnya, penyakit kronis, serta pengendalian gangguan
akibat kecelakaan dan tidak kekerasan Adapun sistem surveilans yang telah
dilaksanakan adalah :
a. Manual : pencatatan dan pelaporan PTM
b. Surveilans berbasis website melalui portal www.depkes.go.id.
Berdasar hasil rekapitulasi data kasus baru PTM , jumlah kasus baru PTM
yang dilaporkan secara keseluruhan pada tahun 2015 adalah 603.840 kasus.
Adapun proporsi kasus baru PTM tahun 2015 selengkapnya adalah sebagai
berikut:
Gambar 3.37
Proporsi Kasus Baru Penyakit Tidak Menular
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015
2,22% 1,01% Kanker
11,50% 3,91%
Jantung
2,27%
Hipertensi
Stroke
18,33%
DM
57,87%
PPOK
2,87%
Asma B
Psikosis
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2015
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 46

