Page 109 - Profil Kesehatan 2014
P. 109







Gambar 5.3
Perkembangan Jumlah Puskesmas Rawat Inap dan Non Rawat Inap
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2010 – 2014



1000
800
281 291 307 311 318
600
400
583 576 566 562 557
200
0
2010 2011 2012 2013 2014

Non Rawat Inap Rawat Inap

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2014

Gambar di atas menunjukkan peningkatan jumlah puskesmas dari tahun

2010 sampai dengan tahun 2014, tetapi peningkatannya tidak terlalu banyak.
Jumlah puskesmas rawat inap selalu bertambah setiap tahun, hal ini disebabkan

adanya perubahan status dari puskesmas non rawat inap menjadi puskesmas
rawat inap

Peningkatan jumlah puskesmas tidak mengindikasikan secara langsung
seberapa baik keberadaan puskesmas mampu memenuhi kebutuhan pelayanan

kesehatan primer di masyarakat. Indikator yang mampu menggambarkan secara
kasar tercukupinya kebutuhan pelayanan kesehatan primer oleh puskesmas

adalah rasio puskesmas terhadap 30.000 penduduk.
Rasio puskesmas terhadap 30.000 penduduk di Jawa Tengah pada tahun
2014 sebesar 0,78. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir rasio tersebut relatif

tidak ada perubahan. Rasio yang rendah disebabkan karena jumlah dan

kepadatan populasi yang tinggi. Rasio tertinggi di Kota Pekalongan sebesar 1,43,
sedangkan terendah di Kabupaten Sukoharjo.














Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 103
   104   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114