Page 112 - Profil Kesehatan 2014
P. 112
Sarana pelayanan lain terdiri atas rumah bersalin, balai pengobatan/klinik,
praktik dokter bersama, praktik dokter perorangan, praktik pengobatan
tradisional, bank darah rumah sakit, dan unit transfusi darah. Sarana produksi
dan distribusi kefarmasian terdiri atas industri farmasi, industri obat tradisional,
usaha kecil obat tardisional, produksi alat kesehatan, pedagang besar farmasi,
apotek, took obat, dan penyalur alat kesehatan. Proporsi fasilitas kesehatan
berdasarkan kepemilikan/pengelola dapat dilihat pada tabel berikut berikut.
Tabel 5.1
Jumlah Sarana Kesehatan Menurut Kepemilikan
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014
NO FASILITAS KEPEMILIKAN/PENGELOLA
KESEHATAN
KEMENKES PEMPROV PEMKAB TNI/POLRI BUMN SWASTA JUMLAH
1 Rumah Sakit 5 7 46 12 2 212 284
2 Puskesmas 3.396 3.396
&
Jaringannya
3 Sarana 1 35 12.076 12.112
Pelayanan
Lain
4 Sarana 13 3.265 3.278
Produksi &
Distribusi
Kefarmasian
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2014
4. Persentase Rumah Sakit dengan Kemampuan Pelayanan Gawat Darurat
Level 1
Sampai dengan tahun 2014 di Jawa Tengah terdapat 284 unit rumah
sakit. Dari jumlah tersebut seluruhnya (100%) telah mempunyai kemampuan
pelayanan gawat darurat level I, dikarenakan setiap Rumah Sakit wajib
menyediakan pelayanan gawat darurat sesuai klasifikasi Rumah Sakit. Instalasi
Gawat Darurat Level I merupakan standar minimal untuk Rumah Sakit kelas D.
5. Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat
Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) merupakan bentuk
partisipasi/peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan
kesehatan. Bentuk peran serta masyarakat dapat diwujudkan dalam berbagai
bentuk yaitu : manusianya, pendanaannya, aktivitasnya dan kelembagaannya
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 106

