Page 117 - Profil Kesehatan 2014
P. 117
lingkungan dan perilaku), kedaruratan kesehatan dan penanggulangan
bencana, serta penyehatan lingkungan sehingga masyarakatnya menerapkan
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat / PHBS.
3. Desa/kelurahan siaga aktif terbagi menjadi 4 (empat) tahapan/strata yaitu:
strata pratama, madya, purnama dan mandiri.
Gambar 5.10
Persentase Desa Siaga Aktif Menurut Strata
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014
6.8%
18.9% 35.7%
Pratama
Madya
Purnama
Mandiri
38.6%
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2014
Berdasarkan laporan Kabupaten/kota, jumlah desa siaga aktif di Jawa
Tengah tahun 2014 sebanyak 8.577 (99,99%) tidak ada perubahan sejak tahun
2012, dengan pencapaian strata mandiri sebesar 587 desa (6,84%) lebih tinggi
jika dibandingkan dengan pencapaian tahun 2013 sebanyak 437 desa (5,10%).
Pencapaian tersebut juga sudah melampaui target renstra tahun 2014 yaitu 6%.
Pencapaian strata mandiri tertinggi dicapai oleh kota Surakarta (84,31%),
sementara masih ada 4 kabupaten/kota (11,4%) yang belum memiliki
desa/kelurahan siaga aktif mandiri dan sebanyak 14 kabupaten/kota (40%) telah
mencapai strata mandiri lebih dari 6%.
7. Sarana Kefarmasian dan Alat Kesehatan
a. Sarana Produksi Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan.
Ketersediaan farmasi dan alat kesehatan memiliki peran yang
signifikan dalam pelayanan kesehatan. Akses masyarakat terhadap obat
khususnya obat esensial merupakan salah satu hak asasi manusia. Dengan
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 111

