Page 118 - Profil Kesehatan 2014
P. 118







demikian penyediaan obat esensial merupakan kewajiban bagi pemerintah
dan institusi pelayanan kesehatan baik publik maupun privat.

Sebagai komoditi khusus, semua obat yang beredar harus terjamin
keamanan, khasiat dan mutunya agar dapat memberikan manfaat bagi

kesehatan. Oleh karena itu salah satu upaya yang dilakukan untuk menjamin
mutu obat hingga diterima konsumen adalah menyediakan sarana

penyimpanan obat dan alat kesehatan yang dapat menjaga keamanan secara
fisik serta dapat mempertahankan kualitas obat di samping tenaga pengelola

yang terlatih.
Salah satu kebijakan pelaksanaan dalam Program Obat dan

Perbekalan Kesehatan adalah pengendalian obat dan perbekalan kesehatan
diarahkan untuk menjamin keamanan, khasiat dan mutu sediaan farmasi dan

alat kesehatan. Hal ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari bahaya
yang disebabkan oleh penyalahgunaan sediaan farmasi dan alat kesehatan

atau penggunaan yang salah/tidak tepat serta tidak memenuhi mutu
keamanan dan pemanfaatan yang dilakukan sejak proses produksi, distribusi

hingga penggunaannya di masyarakat.
Cakupan sarana produksi bidang kefarmasian dan alat kesehatan

menggambarkan tingkat ketersediaan sarana pelayanan kesehatan yang
melakukan upaya produksi di bidang kefarmasian dan alat kesehatan. Yang

termasuk sarana produksi di bidang kefarmasian dan alat kesehatan antara
lain Industri Farmasi, Industri Obat Tradisional (IOT), Industri Ekstrak Bahan

Alam (IEBA), Industri Kosmetika, Usaha Kecil Obat Tradisional (UKOT), Usaha
Mikro Obat Tradisional (UMOT), Produksi Alat Kesehatan Produksi Perbekalan

Kesehatan Rumah Tangga (PKRT), dan Industri Kosmetika.
Sarana produksi dan distribusi di Jawa Tengah masih menunjukkan

adanya ketimpangan dalam hal persebaran jumlah. Sebagian besar sarana
produksi maupun distribusi berlokasi di kota besar seperti Semarang.
Ketersediaan ini terkait dengan sumberdaya yang dimiliki dan kebutuhan pada

wilayah setempat. Masih perlu diupayakan adanya pemerataan sarana

produksi kefarmasian sehingga seluruh masyarakat di Jawa Tengah dapat
mengakses sarana kesehatan di bidang kefarmasian dan alat kesehatan.
Jumlah sarana produksi kefarmasian dan alat kesehatan di Jawa Tengah

tahun 2014 dapat dilihat pada gambar 5.11.





Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 112
   113   114   115   116   117   118   119   120   121   122   123