Page 98 - 1Profil Kesehatan Jawa Tengah 2023
P. 98
perkembangan seperti balita bermasalah gizi (stunting, wasting, gizi buruk,
obesitas) selanjutnya untuk dilakukan tatalaksana yang sesuai atau dilakukan
rujukan ke fasilitas kesehatan. Indikator keberhasilan diukur dengan melihat
persentase balita dipantau pertumbuhan dan perkembangan dibagi dengan
seluruh sasaran balita. Capaian indikator persentase balita dipantau
pertumbuhan dan perkembangan tahun 2023 mencapai 96,8 persen, meningkat
dibandingkan capaian tahun 2022 yang hnaya mencapai 87,1 persen.
Pelibatan dan pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu hal penting
melalui penguatan pelaksanaan Posyandu dan kunjungan rumah untuk mencari
sasaran yang tidak datang ke pelayanan dan belum lengkap pelayanan yang
diterima balita, peningkatan kapasitas petugas kesehatan dan kader masyarakat
dan pemantauan mandiri ibu/keluarga dengan menggunakan buku KIA.
Gambar 6.29
Persentase Balita dipantau Pertumbuhan dan Perkembangan
Menurut Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023
120
100
80
60
40
20
0
Sumber: Seksi Kesga Gizi Prov Jateng
Hasil capaian per kabupaten/kota masih terdapat disparitas cakupan
persentase balita dipantau pertumbuhan dan perkembangan antar
kabupaten/kota yang berkisar antara 86,3 persen di Boyolai dan 104,2 persen di
Blora.
Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan di Jawa Tengah dilakukan
berjenjang mulai dari tingkat keluarga/masyarakat dengan menggunakan
checklist perkembangan Buku KIA. Hasil pemeriksaan perkembangan melalui
Buku KIA dengan interpretasi tidak lengkap, ditindaklanjuti dengan pemeriksaan
pertumbuhan dan perkembangan melalui kegiatan Stimulasi, Deteksi, dan
Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak (SDIDTK) di Puskesmas.
Persentase balita dilayani SDIDTK DI Jawa Tengah tahun 2023 sebesar
98,2 persen. Kabupaten/kota dengan cakupan balita dilayani SDIDTK di atas 100
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 79

