Page 97 - 1Profil Kesehatan Jawa Tengah 2023
P. 97
Pelayanan kesehatan bayi, anak balita, dan prasekolah melalui upaya
promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif bertujuan untuk menurunkan
terjadinya kematian bayi dan balita, menurunkan prevalensi stunting dan
wasting, meningkatkan kualitas hidup balita, sehingga semua hak anak dapat
terpenuhi.. Hasil dari pelayanan kesehatan di posyandu, PAUD/TK/RA,
puskesmas, RS serta fasilitas kesehatan lainnya dapat dipergunakan sebagai
bahan perencanaan dan evaluasi bagi puskesmas agar pelaksanaan
peningkatan kesehatan bayi, anak balita dan prasekolah dapat lebih tepat
sasaran dan tujuan.
Untuk menurunkan terjadinya kematian bayi dan balita, perlu dioptimalkan
penggunaan buku KIA oleh ibu yang memiliki balita melalui pemberdayaan
keluarga dan masyarakat. Buku KIA adalah home-base record untuk
memastikan Continuum Of Care (COC) ibu dan anak, serta panduan bagi
keluarga dan penyedia layanan kesehatan untuk mendeteksi masalah
kesehatan, media komunikasi informasi, dan edukasi.
Gambar 6.28
Persentase Balita memiliki Buku KIA Menurut Kabupaten/ Kota
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023
110
105
100
95
90
85
80
Sumber: Seksi Kesga Gizi Prov Jateng
Berdasarkan data dari Seksi Kesga Gizi Prov Jateng, persentase balita
memiliki Buku KIA di Jawa Tengah pada tahun 2023 adalah 99,0 persen. Hasil
capaian per kabupaten/kota menunjukkan cakupan persentase balita memiliki
Buku KIA tertinggi adalah Blora sebesar 104,2 persen dan terendah di Brebes
sebesar 90,7 persen.
Upaya pemenuhan layanan esensial utama usia bayi dan balita adalah
pemberian ASI eksklusif dan vitamin A, serta upaya preventif untuk pelayanan
kesehatan balita salah satunya dengan melakukan pemantauan pertumbuhan
dan perkembangan agar dapat mendeteksi dini gangguan pertumbuhan dan
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 78

