Page 100 - 1Profil Kesehatan Jawa Tengah 2023
P. 100
3. Imunisasi
Arah pembangunan kesehatan saat ini menitikberatkan pada upaya
promotif dan preventif tanpa meninggalkan aspek kuratif dan rehabilitatif. Salah
satu upaya preventif adalah dilaksanakannya program imunisasi. Imunisasi
merupakan suatu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan
seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila suatu saat
terpapar dengan suatu penyakit, orang tersebut tidak akan sakit atau hanya
mengalami sakit ringan.
Dalam mewujudkan derajat kesehatan ibu dan anak di Indonesia,
pemberian imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat yang terbukti
paling cost-effective. Imunisasi tidak hanya melindungi seseorang tetapi juga
masyarakat dengan memberikan perlindungan komunitas atau yang disebut
dengan herd immunity. Pemberian imunisasi dapat mencegah dan mengurangi
kejadian kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat Penyakit yang Dapat
Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) yang diperkirakan sebanyak 2 hingga 3 juta
kematian tiap tahunnya. Beberapa penyakit menular yang termasuk ke dalam
PD3I, antara lain Hepatitis B, TBC, difteri, pertusis, tetanus, polio, campak rubela,
radang selaput otak dan radang paru-paru.
Berdasarkan Undang-undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023
menyatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh imunisasi untuk
memberikan imunisasi lengkap kepada setiap bayi dan anak. Pemerintah Pusat
dan Pemerintah Daerah bertanggung jawab untuk memberikan imunisasi
lengkap kepada setiap bayi dan anak. Ketentuan mengenai penyelenggaraan
imunisasi tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 12 Tahun 2017.
Selanjutnya akan dibahas program imunisasi yang dilakukan pemerintah, yaitu:
a. Imunisasi Dasar pada Bayi
Di Indonesia, setiap bayi usia 0-11 bulan wajib mendapatkan
imunisasi dasar lengkap, yang terdiri dari 1 dosis Hepatitis B, 1 dosis BCG, 3
dosis DPT-HB-HiB, 4 dosis polio tetes atau Oral Polio Vaccine (OPV), 1 dosis
polio suntik atau Inactivated Polio Vaccine (IPV) dan 1 dosis Campak Rubela.
Penentuan jenis imunisasi dan jadwal pemberian ini didasarkan atas kajian
ahli dan analisis epidemiologi atas penyakit-penyakit yang timbul. Untuk
beberapa daerah terpilih sesuai kajian epidemiologi, analisis beban penyakit
dan rekomendasi ahli, ada tambahan imunisasi tertentu, yaitu Pneumococcal
Conjugate Vaccine (PCV) dan Japanese Encephalitis. Implementasi
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 81

