Page 138 - 1Profil Kesehatan Jawa Tengah 2023
P. 138
Angka kesakitan/Incidence Rate (IR) DBD di Provinsi Jawa Tengah
pada tahun 2023 sebesar 17,7 per 100.000 penduduk, menurun bila
dibandingkan tahun 2022. IR DBD di Jawa Tengah lebih rendah dari target
nasional (<51/100.000 penduduk) dan target Renstra (<46/100.000). Setiap
penderita DBD yang dilaporkan dilakukan tindakan perawatan penderita,
penyelidikan epidemiologi di lapangan serta upaya pengendalian.
Kabupaten/ Kota dengan IR DBD tertinggi adalah Kudus dan terendah
adalah Temanggung.
Gambar 7.26
Incidence Rate DBD Menurut Kabupaten/ Kota
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023
50 44,0 40,5
45 40,1 36,0 35,6
40 34,1
35 29,5 28,2
30 25,0 24,2 24,0 23,8 23,2 23,0 22,7 21,7
25 18,8 17,0 15,6 14,9 17,7
20 14,3 14,1 12,3 11,1 10,8 10,6 10,2
15 6,3 5,9
10 5,4 5,2 3,3 2,9 2,9 2,1
5
0
Sumber : Data Program DBD Provinsi Jawa Tengah
b. Angka Kematian Demam Berdarah Dengue
Selain angka kesakitan, besaran masalah DDB juga dapat diketahui
dari angka kematian atau CFR yang diperoleh dari proporsi kematian
terhadap seluruh kasus yang dilaporkan. Case Fatality Rate (CFR) DBD di
Jawa Tengah tahun 2023 sebesar 2,15 persen, meningkat bila dibandingkan
CFR tahun 2022 yaitu 2,0 persen. Angka tersebut masih lebih tinggi
dibandingkan dengan target nasional (<1 persen), dan lebih tinggi
dibandingkan target renstra (<2 persen) .
Gambar 7.27
Case Fatality Rate (CFR) DBD di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019– 2023
3,0% 2,70%
2,5% 2,15%
1,90% 2,00%
2,0% 1,49%
1,5%
1,0%
0,5%
0,0%
2019 2020 2021 2022 2023
Sumber : Data Program DBD Provinsi Jawa Tengah
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 119

