Page 142 - 1Profil Kesehatan Jawa Tengah 2023
P. 142
Tahun 2023 selanjutnya tahap evaluasi menuju eliminasi filariasis berupa
pelaksanaan Pre TAS untuk Kota Pekalongan, TAS 1 untuk Brebes, Wonosobo,
Semarang, Grobogan, pelaksanaan TAS 2 untuk Pekalongan, Pati dan Blora.
Bagi daerah tidak endemis filariasis tetapi ditemukan kasus kronis baru filariasis
secara pasif case finding. Penemuan kasus baru filariasis ditemukan dalam
keadaan terlambat yaitu sudah terjadi pembengkakan. Tahun ini sampai dengan
akhir tahun 2023 ditemukan 11 kasus kronis baru, 7 kasus kronis pindah dan 41
kasus kronis meninggal.
Gambar 7.31
Jumlah Seluruh Kasus Kronis Filariasis Menurut Kabupaten/ Kota
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023
35 32
30 27
25 19
20 18 16 14
15 13 12 10 10
10 9 9 8 8 8 8 7 7 6 6 6 6 6 5
5 4 3 3 3 2 1 1
0 0 0 0
0
Sumber : Data Program Filariasis Provinsi Jawa Tengah
Jumlah seluruh kasus kronis filariasis di Provinsi Jawa Tengah sampai
dengan akhir tahun 2023 adalah sebanyak 287 kasus menyebar di 31
Kabupaten/ Kota. Penatalaksanaan kasus filariasis kronis oleh Kabupaten/ Kota
berupa pemberian obat DEC 3 x 100 mg selama 10 hari. Permasalahannya,
perawatan bagi penderita belum dilakukan secara rutin sehingga pasien harus
dilatih untuk melakukan perawatan diri sendiri. Oleh karena itu saat ini masih
diperlukan advokasi dan sosialisasi program filariasis ke Kabupaten/ Kota,
peningkatan pengetahuan petugas untuk penemuan dan tatalaksana kasus
filariasis.
E. PENYAKIT TIDAK MENULAR
Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit yang tidak disebabkan
oleh infeksi mikroorganisme seperti protozoa, bakteri, jamur, maupun virus. Penyakit
jenis ini bertanggungjawab terhadap sedikitnya 70 persen kematian di dunia.
Meskipun tidak dapat ditularkan dari orang ke orang maupun dari binatang ke orang,
lemahnya pengendalian faktor risiko dapat berpengaruh terhadap peningkatan
kasus setiap tahun. Hal ini sejalan dengan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas)
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 123

