Page 134 - 1Profil Kesehatan Jawa Tengah 2023
P. 134

dari  200  infeksi  menyebabkan  kelumpuhan  permanen  (biasanya  di  bagian
                         tungkai).  Diantara  mereka  yang  lumpuh,  5  persen  hingga  10  persen  akan
                         berakhir pada kematian karena kelumpuhan terjadi pada otot-otot pernapasan.

                                KLB polio akibat VDPV bisa terjadi di mana saja bila cakupan imunisasi
                         polio rendah selama bertahun-tahun. Untuk menghindari kasus serupa, imunisasi
                         polio harus dijaga tetap tinggi (lebih dari 95 persen anak diimunisasi) dan merata,

                         dan semua kasus lumpuh layuh mendadak (AFP) harus ditemukan secara dini
                         dan  dilaporkan.  Penemuan  adanya  transmisi  virus  polio  liar  dapat  dilakukan

                         melalui surveilans AFP, dimana semua kasus lumpuh layuh akut pada anak usia
                         <15 tahun (yang merupakan kelompok rentan terhadap penyakit polio) diamati.
                         Surveilans  AFP  merupakan  indikator  sensitivitas  deteksi  virus  polio  liar.

                         Surveilans AFP juga penting untuk dokumentasi mengenai tidak adanya virus
                         polio liar sebagai syarat sertifikasi bebas polio. Kasus lumpuh layuh akut yang

                         diduga kasus polio sampai dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium bukan
                         kasus  polio  adalah  definisi  dari  nonpolio  AFP.  Kementerian  Kesehatan
                         menetapkan non polio AFP rate minimal 2/100.000 populasi penduduk usia <15

                         tahun.
                                Pada tahun 2023, non polio AFP rate di Provinsi Jawa Tengah sebesar
                         9,1/100.000  populasi  penduduk  <15  tahun.  Hal  itu  berarti  angka  ini  sudah

                         mencapai standar minimal penemuan. Non polio AFP rate tahun 2023 meningkat
                         dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 5,9/100.000 penduduk <15 tahun.
                                                          Gambar 7.22
                             AFP Rate Menurut Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023

                                      20,00  18,13  17,57  17,39
                                      18,00     15,45  14,06
                                      16,00       13,61
                                      14,00         11,67  11,48  11,35  11,13  10,77  10,32  9,94
                                      12,00                  9,39  9,38  8,57  8,49  8,44  8,22  9,12
                                      10,00                          7,57  7,31  7,24  7,17  6,82  6,71  6,56  6,18  5,65  5,45
                                       8,00                                        5,25  5,10  5,09  5,03  3,64  3,43
                                       6,00
                                       4,00
                                       2,00
                                       0,00



                                    Sumber : Seksi Surveilans dan Imunisasi Provinsi Jawa Tengah
                                Kabupaten/ Kota dengan AFP rate tertinggi tahun 2023 adalah Cilacap
                         sebesar 18,13/100.000 penduduk <15 tahun  dan terendah adalah Purworejo

                         sebesar 3,43/100.000 penduduk <15 tahun.






                  Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023                                   115
   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139