Page 135 - 1Profil Kesehatan Jawa Tengah 2023
P. 135
2. Difteri
Penyakit difteri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh
bakteri Corynebacterium diphtheriae yang terutama menginfeksi tenggorokan
dan saluran udara bagian atas, dan menghasilkan racun yang mempengaruhi
organ lain. Penyakit ini menyebar melalui kontak fisik langsung, atau melalui
pernafasan di udara yang mengandung sekresi dari penderita yang batuk atau
bersin. Penyakit difteri dapat menyerang orang yang tidak mempunyai
kekebalan, terutama pada anak-anak (1-10 tahun).
Jumlah kasus Difteri di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2023 sebanyak
26 kasus, meningkat dibandingkan jumlah kasus di tahun 2022 yang sebanyak
12 kasus. Dari seluruh kasus yang ada, tidak dilaporkan adanya kasus yang
meninggal.
Gambar 7.23
Kasus Difteri di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019 – 2023
30
25 26
20
15
12
10 9 11
5
0 1
2019 2020 2021 2022 2023
Sumber : Data Program Surveilens Provinsi Jawa Tengah
3. Tetanus Neonatorum
Tetanus Neonatorum umumnya terjadi pada bayi yang baru lahir.
Tetanus Neonatorum menyerang bayi yang baru lahir karena dilahirkan di tempat
yang tidak bersih dan steril, terutama jika tali pusar terinfeksi. Tetanus
Neonatorum dapat menyebabkan kematian pada bayi dan banyak terjadi di
negara berkembang. Sedangkan di negara-negara maju, dimana kebersihan dan
teknik melahirkan yang sudah maju tingkat kematian akibat infeksi tetanus dapat
ditekan. Sejak tahun 2016 tidak ditemukan adanya kasus tetanus neonatorum di
Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Tengah.
4. Campak
Penyakit campak merupakan penyakit yang sangat menular. Campak
menjadi penyebab penting kematian anak-anak di seluruh dunia. Kelompok anak
usia pra sekolah dan usia SD merupakan kelompok rentan tertular penyakit
campak. Penyakit campak disebabkan oleh virus dari genus Morbillivirus dan
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 116

