Page 68 - Profil Jateng 2018 cetak
P. 68
Sebagian besar Peserta KB Baru maupun Peserta KB Aktif memilih suntikan dan
pil sebagai alat kontrasepsi. Namun demikian perlu diperhatikan tingkat efektifitas
suntikan dan pil dalam pengendalian kehamilan dibandingkan jenis kontrasepsi
lainnya.
Gambar 5.18
Cakupan Peserta KB Aktif Terhadap Pasangan Usia Subur
Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018
Sumber: BKKBN Prov. Jateng, 2018
Peserta KB aktif adalah akseptor yang pada saat ini memakai kontrasepsi
untuk menjarangkan kehamilan atau mengakhiri kesuburan. Cakupan peserta KB
aktif adalah perbandingan antara jumlah peserta KB aktif dengan PUS di satu
wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Cakupan peserta KB aktif menunjukkan
tingkat pemanfaatan kontrasepsi di antara PUS.
Cakupan peserta KB aktif Provinsi Jawa Tengah tahun 2018 sebesar 73,69
persen, mengalami penurunan dibandingkan pencapaian tahun 2017 yaitu 76,9
persen. Kabupaten/kota dengan cakupan tertinggi adalah Temanggung yaitu
83,31 persen, diikuti Batang 82,05 persen, dan Pekalongan 81,86 persen.
Kabupaten/kota dengan cakupan terrendah Kota Surakarta yaitu 64,77 persen,
diikuti Kota Pekalongan 64,78 persen, dan Kendal 66,38 persen.
Peserta Keluarga Berencana (KB) Baru adalah PUS yang baru pertama
kali menggunakan salah satu cara/alat dan/atau PUS yang menggunakan kembali
salah satu cara/alat kontrasepsi setelah mereka berakhir masa kehamilannya.
Cakupan peserta KB baru di Jawa Tengah tahun 2018 sebesar 10,5 persen,
menurun dibandingkan cakupan tahun 2017 yang sebesar 12,4 persen.
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 52

