Page 83 - Profil Kesehatan 2015
P. 83







Cakupan penanganan komplikasi kebidanan di Jawa Tengah tahun
2015 sebesar 120 persen, meningkat bila dibandingkan dengan capaian tahun

2014 yaitu 105,4 persen. Capaian indikator penanganan komplikasi kebidanan
ini mencapai lebih dari 100 persen karena penyebut untuk penghitungan

indikator tersebut adalah perkiraan bumil dengan komplikasi yaitu 20 persen
dari jumlah ibu hamil, tetapi pada kenyataannya jumlah ibu hamil dengan

komplikasi riil lebih besar daripada perkiraan. Cakupan penanganan
komplikasi kebidanan di Jawa Tengah dari tahun 2011 sampai dengan tahun

2015 dapat dilihat pada gambar 4.12.

Gambar 4.12
Cakupan Penanganan Komplikasi Kebidanan
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011 – 2015



150


100


50


0
2011 2012 2013 2014 2015
Cakupan 75,28 90,81 102,16 101,1 120

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2015


Pada gambar diatas dapat diketahui bahwa secara umum cakupan
penanganan komplikasi kebidanan di Jawa Tengah selama kurun waktu 5

tahun terakhir mengalami kenaikan, akan tetapi sedikit menurun pada tahun
2014.

Kabupaten/kota dengan persentase penanganan ibu hamil
komplikasi tertinggi adalah Sukoharjo yaitu 183,2 persen, diikuti Brebes 176,6

persen, dan Temanggung 159,5 persen. Kabupaten/kota dengan persentase
penanganan ibu hamil komplikasi terrendah adalah Kota Semarang yaitu 64,6

persen, diikuti Kota Pekalongan 78,0, dan Kudus 87,5 persen. Selengkapnya
dapat dilihat pada gambar 4.13.









Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 66
   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88