Page 80 - Profil Kesehatan 2015
P. 80







2) Forum komunikasi, yang bermanfaat sebagai wahana yang mendukung
terlaksananya kegiatan KIE di berbagai sektor terkait.

3) Sosialisasi pemberian kapsul Vitamin A terhadap petugas kesehatan di
Puskesmas, rumah sakit atau institusi pelayanan kesehatan lainnya.

4) Kegiatan konseling/konsultasi gizi dilakukan oleh tenaga kesehatan di
Puskesmas dan rumah sakit pada sasaran ibu anak.

5) Tersedianya sarana pelayanan kesehatan yang terjangkau.
6) Lintas program/ lintas sektor terkait (Promosi Kesehatan, Imunisasi, dll)

7) Adanya sweeping dari kader kesehatan dengan sasaran ibu anak yang
belum mendapatkan kapsul Vitamin A pada bulan kapsul.

Adapun cakupan pemberian kapsul Vitamin A menurut kabupaten/kota
dapat dilihat pada gambar 4.9.


Gambar 4.9
Cakupan Ibu Nifas Mendapat Kapsul Vitamin A
Menurut Kabupaten/Kota
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015

101,00 99,67 99,80 99,85 99,87 99,89 99,89 99,89 99,94 99,96 99,97 99,98 99,98 99,98 100,00 100,00 100,02 100,07

100,00 98,61 98,72 98,83
99,00 97,92 98,04 98,17 98,29 98,33 98,18
98,00 97,01 97,45 97,73
97,00 96,57
96,00 94,60 94,71 95,03 95,25
95,00 94,20 94,40
94,00
93,00
92,00
91,00




Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2015
Dari gambar 4.9, terdapat empat kabupaten/kota dengan cakupan

100 persen yaitu Kota Semarang, Magelang, Wonogiri, dan Blora.

Kabupaten/kota dengan cakupan terrendah adalah Temanggung yaitu 94,20
persen, diikuti Kudus 94,40 persen, dan Boyolali 94,60 persen.








Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 63
   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84   85