Page 111 - Profil Kesehatan 2015
P. 111
Gambar 4.39
Rasio Tumpatan dan Pencabutan Gigi Tetap
Menurut Kabupaten/Kota
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015
3.00
2.43 2.52
2.50 2.20
1.95 2.00 2.08 2.09
2.00 1.75 1.78
1.59
1.50 1.27 1.28 1.41 1.48
1.03 1.09 1.14 1.18 1.06
1.00 0.77 0.78 0.79 0.81 0.85 0.93 0.98 0.99 0.99
0.57 0.71 0.74
0.50 0.28 0.30 0.34
0.18
0.06
0.00
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2015
Rasio tumpatan dibanding pencabutan gigi yang masih rendah
tersebut perlu ditindaklanjuti dengan meningkatkan frekuensi penyuluhan
tentang kesehatan gigi dan mulut guna meningkatkan kesadaran masyarakat
tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut serta dampaknya pada sistem
pencernaan dan kesehatan tubuh secara umum.
25. Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SD dan Setingkat
Kegiatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut lainnya adalah Upaya
Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) yang merupakan upaya promotif dan
preventif kesehatan gigi khususnya untuk anak sekolah. Kegiatan sikat gigi
massal di SD/MI merupakan salah satu kegiatan UKGS yang bertujuan agar
anak-anak sekolah dasar dapat memahami cara dan waktu yang tepat untuk
melakukan sikat gigi. Dari 31 kab/kota yang masuk datanya, Persentase
SD/MI yang melaksanakan sikat gigi massal sebesar 67,8 persen. Sedangkan
yang mendapatkan pelayanan gigi sebesar 81,6 persen. Ada penurunan
persentase SD/MI yang melaksanakan sikat gigi masal bila dibandingkan
dengan capaian tahun 2014 yaitu 69 persen, namun terjadi peningkatan
untuk SD/MI yang mendapat pelayanan kesehatan gigi bila dibandingkan
capaian tahun 2014 yaitu 77,7 persen.
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 94

