Page 85 - Profil Kesehatan 2014
P. 85







Gambar 4.25
Persentase Balita Gizi Buruk Menurut Kabupaten/Kota
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014


0.60

0.50 0.44 0.48


0.40 0.35
0.27 0.29 0.33

0.30 0.22 0.23 0.23 0.24
0.17 0.18 0.19 0.19 0.19
0.20 0.14 0.15 0.16
0.08 0.10 0.10 0.10 0.11 0.13 0.13
0.10 0.05 0.05 0.06 0.07 0.08
0.03 0.04 0.04 0.04 0.04
0.00
0.00





Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2014

Kasus gizi buruk selama tahun 2014 semua sudah mendapat perawatan

atau 100% mendapat perawatan. Hal ini menjadi konsensus bahwa setiap
kasus gizi buruk di Jawa Tengah harus mendapatkan perawatan baik baik
melalui biaya APBD Provinsi Jawa Tengah maupun melalui biaya APBD

kabupaten/kota.

22. Persentase Desa/Kelurahan dengan Garam Beryodium Baik.

Persentase desa/kelurahan dengan garam beryodium baik tertinggi
adalah di Kabupaten Cilacap sebesar 0,48% dan Kabupaten Purworejo

sebesar 0,44%. Sedangkan angka terendah di Kota Surakarta sebesar 0,00%
dan Kabupaten karanganyar sebesar 0,3%.

Persentase desa/kelurahan dengan garam beryodium yang baik,
menggambarkan identitas mutu garam beryodium yang dikonsumsi

penduduk di suatu desa/kelurahan. Dari pengumpuan data yang dilakukan
pada tahun 2014 menunjukkan bahwa dari 6.673 desa yang diperiksa, 5.211

desa diantaranya garam yang dikonsumsi memenuhi syarat kadar yodium
yang dianjurkan (mengandung KJO3 30-80 ppm) atau persentase

desa/kelurahan dengan garam beryodium baik sebesar 78,09% dari jumlah




Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 79
   80   81   82   83   84   85   86   87   88   89   90