Page 83 - Profil Kesehatan 2014
P. 83
20. Cakupan Balita Ditimbang
Jumlah balita ditimbang di Posyandu merupakan data indikator
terpantaunya pertumbuhan balita melalui pengukuran perubahan berat badan
setiap bulan sesuai umur. Balita yang rutin menimbang adalah balita yang
selalu terpantau pertumbuhannya. Secara kuantitatif indikator balita
ditimbang menjadi indikator pantauan sasaran (monitoring covered),
sedangkan secara kualitatif merupakan indikator cakupan deteksi dini
(surveillance covered). Semakin besar persentase balita ditimbang semakin
tinggi capaian sasaran balita yang terpantau pertumbuhannya, dan semakin
besar peluang masalah gizi bisa ditemukan secara dini.
Dalam ruang lingkup yang lebih luas balita di timbang atau D/S
merupakan gambaran dari keterlibatan masyarakat dalam mendukung
kegiatan pemantauan pertumbuhan di Posyandu. Kehadiran balita di
Posyandu merupakan hasil dari akumulasi peran serta ibu, keluarga, kader,
dan seluruh komponen masyarakat dalam mendorong, mengajak,
memfasilitasi, dan mendukung balita agar ditimbang di Posyandu untuk
dipantau pertumbuhannya. Dengan demikian indicator D/S dapat dikatakan
sebagai indicator partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu.
Gambar 4.24
Cakupan Balita Ditimbang di Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2010 – 2014
100
80
60
40
20
0
2010 2011 2012 2013 2014
Balita ditimbang 89.49 78.32 79 72.44 80.4
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2014
Di Jawa Tengah pada tahun 2014, persentase D/S sebesar 80,4%.
Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam
kegiatan posyandu di Jawa Tengah mencapai 80,4 %. Berdasarkan target
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 77

