Page 84 - Profil Kesehatan 2014
P. 84







sasaran sebesar 80%, maka indikator tingkat partisipasi masyarakat secara
umum telah tercapai. Lima Kabupaten dengan tingkat partisipasi masyarakat

tertinggi adalah Kab Temanggung (87,2%), Kab. Sragen (87,0%), Kab. Pati
(86,7%), Kab. Boyolali (85,5%), dan Kab. Rembang (85,1%). Lima

kabupaten/kota dengan tingkat partisipasi masyarakat terrendah adalah Kab.
Pemalang (63,5%), Kota Tegal (73,4%), Kota Salatiga (73,9%), Kab.

Banjarnegara (74,2 %), dan Kab. Brebes (74,3 %).

21. Cakupan Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan

Kejadian gizi buruk perlu dideteksi secara dini melalui intensifikasi
pemantauan tumbuh kembang balita di posyandu, dilanjutkan dengan
penentuan status gizi oleh bidan di desa atau petugas kesehatan lainnya.

Penemuan kasus gizi buruk harus segera ditindak lanjuti dengan rencana
tindak yang jelas, sehingga penanggulangan gizi buruk memberikan hasil

yang optimal.
Pendataan gizi buruk di Jawa Tengah didasarkan pada 2 kategori yaitu

dengan indikator membandingkan berat badan dengan umur ( BB/U ) dan
kategori kedua adalah membandingkan berat badan dengan tinggi badan (

BB/TB ). Skrining pertama dilakukan di posyandu dengan membandingkan
berat badan dengan umur melalui kegiatan penimbangan, jika ditemukan

balita yang berada di bawah garis merah (BGM) atau dua kali tidak naik (2T),
maka dilakukan konfirmasi status gizi dengan menggunakan indikator berat

badan menurut tinggi badan. Jika ternyata balita tersebut merupakan kasus
buruk, maka segera dilakukan perawatan gizi buruk sesuai pedoman di

posyandu dan puskesmas. Jika ternyata terdapat penyakit penyerta yang
berat dan tidak dapat ditangani di Puskesmas maka segera dirujuk ke rumah

sakit.
Berdasarkan hasil pengumpulan data selama tahun 2014, jumlah gizi

buruk dengan indikator berat badan menurut tinggi badan sebanyak 3.942
balita atau 0,16% persen dari jumlah balita yang ada di Jawa Tengah pada

tahun 2014, angka ini masih lebih rendah dari target nasional sebesar 3%.
Data selengkapnya dapat dilhat pada gambar 4.25.










Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 78
   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88   89