Page 61 - Profil Jateng 2018 cetak
P. 61
2. Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin
Upaya lain yang dilakukan untuk menurunkan kematian ibu dan kematian
bayi yaitu dengan mendorong agar setiap persalinan ditolong oleh tenaga
kesehatan terlatih yaitu dokter spesialis kebidanan dan kandungan (SpOG), dokter
umum, dan bidan, serta diupayakan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Pertolongan persalinan adalah proses pelayanan persalinan yang dimulai pada
kala I sampai dengan kala IV persalinan. Keberhasilan program ini diukur melalui
indikator persentase persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan (cakupan PF).
Berdasarkan laporan rutin kabupaten/kota tahun 2018 diketahui bahwa
cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan Provinsi Jawa Tengah
sebesar 99,30 persen, sedikit meningkat bila dibandingkan cakupan tahun 2017
yaitu 99 persen. Cakupan pertolongan persalinan oleh nakes tersebut sesuai
target Renstra tahun 2018 yaitu 98,5 persen, sehingga perlu dilakukan upaya-
upaya agar cakupan dapat ditingkatkan dan tidak turun di bawah target. Trend
cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan Provinsi Jawa Tengah
tahun 2014-2018 dapat dilihat pada gambar 5.9.
Gambar 5.9
Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 – 2018
100.00
99.20 99 99.3
98.09 98
95.00
90.00
85.00
80.00
2014 2015 2016 2017 2018
Sumber : Data Program Kesga Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018
Cakupan persalinan nakes menurut kabupaten/kota dapat diketahui bahwa
ada 18 kabupaten/kota dengan cakupan persalinan ditolong tenaga kesehatan
sebesar 100 persen. Sedangkan kabupaten/kota dengan cakupan persalinan
ditolong tenaga kesehatan terrendah adalah Boyolali yaitu 94,1 persen, diikuti
Kota Surakarta 95,3 persen, dan Pati 95,8 persen. Cakupan selengkapnya dapat
dilihat pada gambar 5.10.
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 45

