Page 102 - Profil Jateng 2018 cetak
P. 102

Pada  tahun  2017,  kematian  akibat  penyakit  DBD  terjadi  di  19
                             kabupaten/kota  di  Jawa  Tengah  (54,29  persen).  Terdapat  7  kabupaten/kota
                             dengan  CFR  >2  persen  yaitu  Wonogiri  12,5  persen,  Kota  Pekalongan  10,0

                             persen, Klaten 5,0 persen, Brebes 3,3 persen, Kendal 3,1 persen, Batang 2,9
                             persen dan  Karanganyar 2,5 persen. Gambaran CFR di Jawa Tengah tahun
                             2017 dapat dilihat pada gambar 6.16.

                                                              Gambar 6.16
                                             Case Fatlity Rate DBD Menurut Kabupaten/Kota
                                                  di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018
                                  14                                                             12.5

                                  12

                                  10                                                            10
                                   8

                                   6                                                          5

                                   4                                                   2.5  2.94  3.13 3.33

                                   2                             0.43  0.74 0.75 0.93 0.95 1.03  1.16 1.43 1.55 1.58  1.72 1.75  1.05

                                   0  0  0  0  0  0  0  0  0  0  0  0  0  0  0  0  0
                                                       Kota Magelang
                                                           Kota Salatiga
                                                              Kab.Grobogan
                                                   Kab.Pekalongan
                                       Kab.Wonosobo
                                    Kab.Kebumen
                                           Kab.Sukoharjo
                                                                  Kab.Boyolali
                                                                                  Kab.Banyumas
                                                                                            Kab.Klaten
                                                                              Kab.Blora
                                                                       Kota Semarang
                                 Kab.Banjarnegara Kab.Purworejo Kab.Magelang Kab.Rembang Kab.Pati Kab.Temanggung Kab.Pemalang Kota Surakarta Kota Tegal Kab.Cilacap Kab.Jepara Kab.Sragen Kab.Semarang Kab.Tegal Kab.Purbalingga Kab.Kudus Kab.Karanganyar Kab.Batang Kab.Kendal Kab.Brebes Kota Pekalongan Prov. Jateng
                                                 Kab.Demak
                                                                                               Kab.Wonogiri
                               Sumber : Data Program DBD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018
                      2.  Filariasis
                                Program eliminasi filariasis di Indonesia dilakukan atas dasar kesepakatan
                         global tahun 2000 yaitu “The Global Goal of Elimination of Lymphatic Filariasis as
                         a  Public  Health  Problem  the  year  2020”  yang  merupakan  realisasi  dari  resolusi
                         WHA pada tahun 1997. Program eliminasi dilaksanakan melalui dua pilar kegiatan
                         yaitu:  pemberian  obat  pencegahan  massal  (POPM)  filariasis  kepada  seluruh
                         penduduk di kabupaten endemis filariasis, kedua dengan tatalaksana kasus klinis

                         filariasis guna mencegah dan mengurangi kecacatan.
                                Di Provinsi Jawa Tengah terdapat 9 kabupaten/kota yang endemis filariasis

                         yaitu  Kota  Pekalongan,  Pekalongan,  Brebes,  Wonosobo,  Semarang,  Grobogan,
                         Blora, Pati dan Demak. Kota Pekalongan sudah melaksanakan POPM mulai tahun
                         2011 dan sudah 5 tahun berturut-turut sampai dengan tahun 2015, tetapi karena

                         hasil evaluasinya masih ditemukan mikrofilaria pada penduduk maka mulai tahun
                         2017  dilakukan  POPM  tambahan  selama  2  tahun.  Pelaksanaan  POPM  Kota
                         Pekalongan menggunakan dana APBD II. Kabupaten Pekalongan, Blora dan Pati




                  Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018                                    86
   97   98   99   100   101   102   103   104   105   106   107