Page 44 - Profil Kesehatan 2015
P. 44







Gambar 3.15, menunjukkan bahwa kabupaten/kota dengan angka
penemuan kasus diare tertinggi adalah Kebumen 202,5 persen, Kota Tegal 201,8

persen, dan Kota Pekalongan 146,8 persen. Sedangkan kabupaten/kota dengan
angka penemuan terrendah adalah Brebes 11,9 persen, Boyolali 13,6 persen, dan

Wonogiri 18,5 persen.

12. Angka Penemuan Kasus Baru Kusta per 100.000 Penduduk
Penyakit Kusta disebut juga sebagai penyakit Lepra yang disebabkan oleh

bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri ini mengalami proses pembelahan cukup

lama antara 2–3 minggu. Daya tahan hidup kuman kusta mencapai 9 hari di luar
tubuh manusia. Kuman kusta memiliki masa inkubasi 2–5 tahun bahkan juga
dapat memakan waktu lebih dari 5 tahun. Penatalaksanaan kasus yang buruk

dapat menyebabkan kusta menjadi progresif, menyebabkan kerusakan permanen

pada kulit, saraf, anggota gerak, dan mata. Sehingga penyakit kusta dapat
menurunkan kualitas hidup penderitanya jika tidak ditemukan dan diobati secara
dini.

Selama periode 2010-2015 di Jawa Tengah, angka penemuan kasus baru
kusta pada tahun 2010, 2013 dan 2015 merupakan yang terendah yaitu sebesar

5,3 per 100.000 penduduk. Sedangkan angka prevalensi kusta berkisar antara
0,6 hingga 0,8 per 10.000 (6,0 hingga 8,0 per 100.000 penduduk) dan pada tahun
2015 telah mencapai target < 1 per 10.000 penduduk (<10 per 100.000

penduduk).

Gambar 3.16
Angka Penemuan Kasus Baru Kusta di Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2011 – 2015


8
Per 100.000 penduduk 4
6




2

0
2011 2012 2013 2014 2015
NCDR 6,9 5,4 5,3 5,5 5,3

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Tahun 2015

Pada tahun 2015 dilaporkan 1.801 kasus baru kusta, lebih rendah
dibandingkan tahun 2014 yang sebesar 1.865 kasus. Sebesar 88,4 persen kasus



Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 27
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49