Page 144 - Profil Kesehatan 2015
P. 144
Produksi Alat Kesehatan Produksi Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga
(PKRT), dan Industri Kosmetika.
Sarana produksi dan distribusi di Jawa Tengah masih menunjukkan
adanya ketimpangan dalam hal persebaran jumlah. Sebagian besar sarana
produksi maupun distribusi berlokasi di kota besar seperti Semarang.
Ketersediaan ini terkait dengan sumberdaya yang dimiliki dan kebutuhan pada
wilayah setempat. Masih perlu diupayakan adanya pemerataan sarana
produksi kefarmasian sehingga seluruh masyarakat di Jawa Tengah dapat
mengakses sarana kesehatan di bidang kefarmasian dan alat kesehatan.
Jumlah sarana produksi kefarmasian dan alat kesehatan di Jawa Tengah
tahun 2015 dapat dilihat pada gambar 5.10.
Gambar 5.10
Jumlah Sarana Produksi Kefarmasian dan Alat Kesehatan
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015
Industri Kosmetik 51
UKOT 46
Produksi Alkes 27
PKRT 26
Industri Farmasi 21
IOT 16
IEBA 4
0 10 20 30 40 50 60
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2015
b. Sarana Distribusi Sediaan Farmasi dan Alat kesehatan
Cakupan sarana distribusi bidang kefarmasian dan alat kesehatan
menggambarkan tingkat ketersediaan sarana pelayanan kesehatan yang
melakukan upaya distribusi di bidang kefarmasian dan alat kesehatan. Yang
termasuk sarana distribusi di bidang kefarmasian dan alat kesehatan antara
lain Penyalur Alat Kesehatan, Pedagang Besar Farmasi (PBF), Pedagang
Besar Bahan Baku Farmasi (PBBBF), Apotek dan Toko Obat.
Jumlah sarana distribusi kefarmasian dan alat kesehatan pada tahun
2015 sebanyak 3.448, lebih banyak dibandingkan tahun 2014 yaitu 3.252
sarana. Gambar berikut menyajikan jumlah sarana distribusi kefarmasian
pada tahun 2015.
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 127

