Page 28 - Profil Kesehatan 2014
P. 28
kasus (8,70 kasus). Berdasarkan jenis kelamin ternyata pada laki-laki 664
kasus (61,42%) lebih tinggi perempuan 417 kasus (38,58%)
Kasus tersebut didapatkan dari laporan VCT rumah sakit, laporan rutin
AIDS kab/kota serta Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM). Peningkatan
kasus AIDS ini dikarenakan upaya penemuan atau pencarian kasus yang
semakin intensif melalui VCT di rumah sakit dan upaya penjangkauan oleh
LSM peduli AIDS di kelompok risiko tinggi. Kasus HIV/AIDS merupakan
fenomena gunung es, artinya kasus yang dilaporkan hanya sebagian kecil
yang ada di masyarakat.
Jumlah kematian AIDS tahun 2014 sebanyak 163 (15,08%), menurun
dibandingkan tahun 2013 sebanyak 182 (17,2%). Kasus kematian AIDS
tertinggi pada umur 25-49 tahun, hal ini bisa dipahami karena kasus
terbanyak berasal dari umur tersebut.
Gambar 3.12
Kasus AIDS dan Kematian Akibat AIDS di Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2010 - 2014
1200 1063 1081
1000
797
800
600 501 521
400
160 149 182 163
200 89
0
2010 2011 2012 2013 2014
AIDS Meninggal
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Tahun 2014
8. Jumlah Kasus Sifilis
Sifilis adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri
spiroset Treponema pallidum sub-spesies pallidum. Rute utama penularannya
melalui kontak seksual; infeksi ini juga dapat ditularkan dari ibu ke janin
selama kehamilan atau saat kelahiran, yang menyebabkan terjadinya sifilis
kongenital. Sifilis diyakini telah menginfeksi 12 juta orang di seluruh dunia
pada tahun 1999, dengan lebih dari 90% kasus terjadi di negara berkembang.
Jumlah kasus Sifilis di Jawa Tengah tahun 2014 sebanyak 907 kasus.
Kelompok umur terbanyak berturut-turut sebagai berikut : umur 25-49 tahun
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 22

