Page 30 - Profil Kesehatan 2014
P. 30







pemerintah maupun swasta belum semua terlaporkan. Untuk kasus
berdasarkan gender antara laki-laki dan perempuan lebih banyak perempuan,

hal ini disebabakan bahwa perempuan lebih banyak berhubungan dengan
faktor risiko diare, yang penularannya melalui vekal oral, terutama

berhubungan dengan sarana air bersih, cara penyajian makanan dan PHBS.
Adapun gambaran angka penemuan kasus diare menurut kab/kota tahun

2014 dapat dilihat pada gambar 3.14.

Gambar 3.14
Angka Penemuan Kasus Diare Menurut Kab/Kota
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014


140.0
115.5 115.5 121.3 128.6
120.0 106.5 107.6 108.7
92.2 96.9 99.0 101.6 102.1
100.0 80.8 83.2 87.0 88.2 88.3 91.8 94.7

80.0 66.9 74.4 74.8 77.7 77.9 79.8
62.2 63.2 65.1
60.0 48.0 50.1 50.7
43.4 44.8 46.1
37.1 37.4
40.0

20.0

0.0






Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Tahun 2014

Gambar 3.14. menunjukkan bahwa angka penemuan kasus diare yang tercatat

paling tinggi adalah Kota Pekalongan, yaitu sebesar 129%. Hal ini menunjukkan
bahwa kinerjanya sudah baik dalam penemuan kasus diare pada tahun 2014.

Angka penemuan kasus diare terrendah adalah di Kabupaten Wonosobo yaitu
sebesar 37,1%.

11. Angka Penemuan Kasus Baru Kusta per 100.000 Penduduk

Penyakit Kusta disebut juga sebagai penyakit Lepra yang disebabkan oleh
bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri ini mengalami proses pembelahan cukup

lama antara 2–3 minggu. Daya tahan hidup kuman kusta mencapai 9 hari di luar




Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 24
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35