Page 24 - Profil Kesehatan 2014
P. 24







B. ANGKA KESAKITAN

1. Case Notification Rate (CNR) Kasus Baru BTA+

Berdasarkan data dari kabupaten/kota, proporsi kasus baru
Tuberkulosis Paru terkonfirmasi bakteriologis (BTA Positif) di antara seluruh

kasus Tuberkulosis Paru yang tercatat di Jawa Tengah, sebesar 61,09%. Hal
ini menunjukkan bahwa sebagian besar penemuan kasus baru Tuberkulosis

Paru di kab/kota adalah kasus baru Tuberkulosis Paru BTA positif daripada
kasus baru TB BTA Negatif dengan Rontgen Positif. Data ini juga

menunjukkan prioritas penemuan kasus tuberkulosis yang menular di antara
pasien Tuberkulosis yang diobati sudah baik.

Berdasarkan lampiran tabel 7 menunjukkan bahwa angka penemuan
kasus baru Tuberkulosis Paru terkonfirmasi bakteriologis (BTA Positif) yang

tercatat (Case Notification Rate/CNR BTA Positif) tahun 2014 di Jawa Tengah
sebesar 55,99 per 100.000 penduduk. Kemudian, berdasarkan tabel 8

menunjukkan bahwa proporsi kasus baru TB Paru terkonfirmasi bakteriologis
(BTA Positif) di antara seluruh kasus terduga (suspek) TB yang diperiksa

dahaknya di Jawa Tengah, sebesar 12,71%. Hal ini menunjukkan bahwa
penjaringan kasus terduga (suspek) TB di Jawa Tengah sudah baik, karena

proporsi kasus baru TB Paru BTA Positif antara 10 – 15%.

2. Case Notification Rate (CNR) Seluruh Kasus TB
CNR untuk semua kasus sebesar 89,01 per 100.000 penduduk. Hal ini

menunjukkan bahwa penemuan kasus Tuberkulosis di Jawa Tengah
mengalami penurunan dibanding dengan tahun 2013 sebesar 114 per

100.000 penduduk. Adapun gambaran angka penemuan kasus Tuberkulosis
menurut kab/kota tahun 2014 dapat dilihat pada gambar 3.9.


















Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 18
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29