Page 102 - Profil Kesehatan 2014
P. 102
Di Jawa Tengah pada tahun 2014 terdapat 36.323 penyelenggara air
minum. Sedangkan jumlah sampel air yang diperiksa sebanyak 7.180 sampel.
Dari sampel yang diperiksa, 5.661 (78,84%) sampel yang memenuhi syarat
fisik, bakteriologi, dan kimia. Hal ini berarti masih ada air yang diproduksi oleh
penyelenggara air minum yang tidak memenuhi syarat sehingga tidak aman
untuk dikonsumsi. Oleh karena itu pengawasan kualitas air baik eksternal
maupun internal harus secara kontinyu dilaksanakan dan pemberian sanksi
kepada penyelenggara air minum yang tidak memenuhi syarat sebagaimana
disebutkan dalam Permenkes Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010.
4. Persentase Penduduk yang Memiliki Akses Sanitasi yang Layak
Capaian penduduk dengan akses jamban sehat pada tahun 2014
adalah 70,02% dan target capaian yang telah ditetapkan 75%, sehingga pada
tahun 2014 pencapaiannya masih sesuai target. Jenis sarana sanitasi dasar
yang dipantau sebagai akses jamban sehat meliputi jamban komunal (24%),
Leher Angsa (84,2%), Plengsengan (1.3%) dan Cemplung (12,2%)
Gambar 4.37
Persentase Jamban Menurut Jenis di Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2014
24.00
1.30
12.20
Jamban Komunal
Leher Angsa
Plengsengan
Cemplung
84.20
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2014
5. Persentase Desa STBM
Kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) meliputi 5 pilar
yaitu : (1) Stop Buang Air Besar Sembarangan, (2) Cuci Tangan pakai sabun,
(3) Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga, (4) Pengelolaan
Sampah Rumah Tangga, (5) Pengelolaan Limbah cair Rumah Tangga. Kelima
pilar tersebut menjadi perhatian dan prioritas kegiatan dari Kabupaten /Kota,
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 96

