Page 69 - Profil Kesehatan Jateng 2020_Neat
P. 69
Sebanyak 30 kabupaten/kota (85,7 persen) di Provinsi jawa Tengah
mempunyai cakupan K1 sebesar 100 persen. Cakupan K1 terrendah adalah di
Kabupaten Grobogan sebesar 94,8 persen. Sebanyak 18 kabupaten/kota (51,43
persen) yang mempunyai cakupan K4 lebih dari 95 persen pada tahun 2020. Jika
dibandingkan dengan target Rencana Strategis Dinas Kesehatan Provinsi Jawa
Tengah tahun 2020 yang sebesar 28,57 persen, maka capaian tersebut sudah
mencapai target. Cakupan K4 terrendah adalah Kabupaten Wonogiri yaitu 88,0
persen, diikuti Banjarnegara 88,6 persen, dan Brebes 89,1 persen. Gambaran
capaian kunjungan ibu hamil K4 pada tahun 2020 di 35 kabupaten/kota di Provinsi
Jawa Tengah disajikan pada gambar 5.5 berikut ini.
Gambar 5.5
Cakupan K4 Menurut Kabupaten/Kota
di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020
Kab.Pekalongan 100.0
Kab.Karanganyar 100.0
Kab.Blora 99.0
Kab.Pati 98.6
Kota Pekalongan 98.2
Kota Surakarta 97.1
Kota Salatiga 96.8
Kota Tegal 96.6
Kab.Batang 96.4
Kab.Jepara 96.4
Kab.Temanggung 96.4
Kota Magelang 96.1
Kab.Kudus 96.0
Kab.Cilacap 95.8
Kab.Purbalingga 95.6
Kab.Rembang 95.6
Kab.Sukoharjo 95.3
Kab.Demak 95.1
Kab.Kendal 94.8
Kab.Wonosobo 94.6
JAWA TENGAH 94.1
Kab.Magelang 94.0
Kab.Tegal 94.0
Kab.Semarang 93.6
Kab.Klaten 93.4
Kab.Grobogan 93.0
Kab.Sragen 92.9
Kab.Banyumas 92.6
Kab.Pemalang 92.6
Kab.Purworejo 92.4
Kab.Kebumen 92.0
Kota Semarang 91.9
Kab.Boyolali 91.2
Kab.Brebes 89.1
Kab.Banjarnegara 88.6
Kab.Wonogiri 88.0
80 82 84 86 88 90 92 94 96 98 100 102
Sumber : Kesga Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020
Pada tahun 2020 ini terdapat Drop Out (DO) K1 – K4 sebesar 5,4 persen.
Artinya masih ada sebanyak 5,4 persen ibu hamil yang tidak mendapatkan
pelayanan antenatal yang ke-4. Drop out ini dapat disebabkan karena ibu yang
kontak pertama (K1) dengan tenaga kesehatan kehamilannya sudah berumur lebih
dari 3 bulan, sehingga perlu intervensi peningkatan pendataan ibu hamil yang lebih
intensif. Batas tertinggi untuk DO K1 – K4 adalah 10 persen. Apabila DO K1 – K4
lebih dari 10 persen maka perlu adanya penelusuran dan intervensi lebih lanjut.
Program penanggulangan anemia yang dilakukan pada ibu hamil
dilaksanakan dengan memberikan 90 Tablet Tambah Darah (TTD) kepada ibu hamil
Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020 51

