Page 20 - Profil Jateng 2018 cetak
P. 20

Tanggungan  laki-laki  sedikit  lebih  besar  jika  dibandingkan  dengan  perempuan.
                         Angka  beban  tanggungan  laki-laki  sebesar  47,9  yang  berarti  bahwa  100  orang
                         penduduk  laki-laki  yang  produktif,  di  samping  menanggung  dirinya  sendiri,  akan

                         menanggung  beban  47,9  orang  penduduk  laki-laki  yang  tidak  produktif.
                         Sedangkan  angka  beban  tanggungan  perempuan  sebesar  47,4  yang  berarti
                         bahwa  100  orang  perempuan  produktif,  disamping  menanggung  dirinya  sendiri,

                         akan menanggung beban 47,4 orang penduduk perempuan yang tidak produktif.
                                                             Tabel 1.2
                                         Angka Beban Tanggungan Jawa Tengah Tahun 2018
                                    Usia                Laki-laki    Perempuan     Laki-laki & perempuan
                                 0 – 14 tahun            4.205.716     3.988.588               8.194.304
                                15 – 64 tahun           11.565.828    11.797.357              23.363.185

                               65 tahun ke atas          1.330.262     1.603.084               2.933.346
                                   Jumlah               17.101.806    17.389.029              34.490.835
                          Angka beban tanggungan              47,9          47,4                    47,6
                               Sumber : BPS Provinsi Jawa Tengah tahun 2018


                  C.  KEADAAN PENDIDIKAN
                             Pendidikan  yang  ditamatkan  merupakan  salah  satu  ukuran  kualitas  Sumber

                      Daya Manusia (SDM). Semakin tinggi tingkat pendidikan yang dicapai, maka semakin
                      tinggi  pula  kualitas  sumber  daya  manusia  yang  dimiliki,  sehingga  selain  bisa
                      memperoleh  pekerjaan yang  layak  dengan gaji/upah  yang sesuai, tingginya  tingkat

                      pendidikan juga dapat mencerminkan taraf intelektualitas suatu masyarakat.
                             Tingkat  pendidikan  dapat  berkaitan  dengan  kemampuan  menyerap  dan
                       menerima  informasi  kesehatan  serta  kemampuan  dalam  berperan  serta  dalam

                       pembangunan  kesehatan.  Masyarakat  yang  memiliki  pendidikan  yang  lebih  tinggi,
                       pada  umumnya  mempunyai  pengetahuan  dan  wawasan  yang  lebih  luas  sehingga
                       lebih mudah menyerap dan menerima inormasi, serta dapat ikut berperan serta aktif

                       dalam mengatasi masalah kesehatan dirinya dan keluarganya.
                             Gambaran  kualitas  SDM  Provinsi  Jawa  Tengah  dilihat  dari  pendidikan  yang

                       ditamatkan disajikan pada Tabel  1.3. Dari tabel tersebut terlihat bahwa persentase
                       tertinggi  adalah  penduduk  yang  tamat  SD/MI  sebesar  31,24  persen,  diikuti  tamat
                       SMU/SMK  sebesar  20,25  persen,  dan  tamat  SMP/Mts  sebesar  19,84  persen.

                       Sedangkan persentase penduduk yang tamat PT sebesar 6,55 persen. Disamping itu
                       masih terdapat sebesar 6,45 persen penduduk 15 tahun ke atas yang belum pernah

                       mengenyam  pendidikan  dan  sebesar  15,96  persen  pernah  bersekolah  di  SD/MI
                       namun tidak tamat.



                  Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018                                    4
   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25